UNPAM Gelar Monev Hibah PKM: Dukung UMKM Tahu Pondok Labu Raih Daya Saing Global
Published on: 23 Sep 2025

Pengabdian
Jakarta - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang (UNPAM) pada hari Selasa, 23 September
2025, menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Program Kemitraan
Masyarakat (PKM) di Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Acara ini
berfokus pada program pengabdian berjudul "Peningkatan Industri Tahu
Melalui Branding, Sertifikasi Halal, Inovasi Produk, dan Strategi Pemasaran
dalam Mewujudkan UMKM Berdaya Saing."
Kegiatan monev yang berlangsung di lokasi mitra
pengabdian, dibuka secara resmi oleh Ketua LPPM UNPAM, Dr. Susanto, S.H., M.M.,
M.H., M.AP. Dalam sambutannya, Dr. Susanto menekankan pentingnya peran
perguruan tinggi dalam membantu UMKM agar bisa naik kelas dan bersaing di pasar
yang lebih luas. "Program pengabdian seperti ini adalah wujud nyata
komitmen kami untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para
pelaku UMKM tahu di Pondok Labu," ujarnya.
Program yang diketuai oleh Siti Chadijah, S.H.,
M.H., ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing industri tahu
lokal melalui empat pilar utama: branding yang kuat, sertifikasi halal untuk
menjamin kualitas produk, inovasi produk agar lebih variatif, serta strategi
pemasaran yang efektif.
Monev ini dihadiri oleh tim pengabdi, perwakilan
tim LPPM UNPAM, serta reviewer eksternal dan internal yang bertugas untuk
mengevaluasi progres dan keberlanjutan program. Para reviewer memberikan
masukan konstruktif untuk memastikan bahwa hasil pengabdian ini dapat
memberikan manfaat jangka panjang bagi para pelaku UMKM tahu di wilayah
tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para pengrajin tahu di Pondok Labu untuk terus berinovasi dan profesional, sehingga produk tahu lokal tidak hanya dikenal di tingkat domestik tetapi juga memiliki potensi untuk menembus pasar yang lebih luas.




