Monitoring dan Evaluasi Pengabdian Masyarakat: Kemdiktisaintek Tinjau Dosen UNPAM Serang Penerima Hibah BIMA 2025
Published on: 16 Nov 2025

Pengabdian
Minggu, 16 November 2025, Program “Transformasi
Digital dalam Usaha Peternakan Kambing untuk Meningkatkan Penjualan dan
Produktivitas” telah dilaksanakan dengan fokus pada optimalisasi teknologi
digital dalam manajemen peternakan dan pemasaran. Melalui kegiatan monitoring
dan evaluasi, diperoleh gambaran menyeluruh mengenai tingkat ketercapaian program,
efektivitas strategi, serta dampak yang dihasilkan terhadap mitra peternak.
Bapak Dr.
Susanto, S.H., S.M., S.Ak., M.M., M.H., M.A.P dalam sambutannya berpesan Monitoring
dilakukan secara berkala pada setiap tahapan kegiatan mulai dari pendataan kebutuhan
mitra, pelatihan penggunaan aplikasi pencatatan ternak, implementasi sistem
pemasaran digital, hingga pendampingan operasional di lapangan. Hasil
monitoring menunjukkan bahwa mitra mampu mengadopsi teknologi digital secara
bertahap, terutama dalam penggunaan aplikasi untuk pencatatan pertumbuhan
kambing, kontrol kesehatan, manajemen pakan, serta pengelolaan stok. Pencatatan
yang sebelumnya dilakukan manual kini 85% sudah beralih ke format digital,
sehingga meminimalkan risiko kehilangan data dan meningkatkan akurasi
informasi.
Reviewer 1 bima.kemendiktisaintek Universitas Pamulang berpesan dalam evaluasi terhadap aspek pemasaran menunjukkan peningkatan signifikan. Penggunaan platform digital seperti media sosial, marketplace ternak, dan katalog produk online membuat jangkauan pemasaran mitra meningkat hingga lebih luas. Dari hasil observasi dan wawancara, penjualan kambing meningkat sekitar 20–35% setelah penerapan strategi konten yang konsisten dan penggunaan fitur komunikasi langsung dengan calon pembeli. Selain itu, kehadiran dokumentasi digital berupa foto, video, dan profil ternak turut meningkatkan kepercayaan konsumen.

Dalam aspek produktivitas, evaluasi menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen pakan berbasis pencatatan digital membantu mitra menjalankan pemberian pakan secara lebih terukur. Hal ini berdampak pada peningkatan bobot harian kambing serta menurunkan tingkat stres hewan selama masa pemeliharaan. Implementasi teknologi sederhana seperti sensor suhu kandang dan jadwal otomatisasi perawatan turut meningkatkan efisiensi kerja peternak.

Reviewer 2 bima.kemendiktisaintek UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta berpesan Secara keseluruhan, monitoring dan evaluasi
menunjukkan bahwa program ini telah memberikan dampak positif terhadap
transformasi digital usaha peternakan kambing. Meski demikian, tantangan tetap
ditemukan, seperti keterbatasan pemahaman awal mitra dalam teknologi dan
kebutuhan pendampingan lanjutan dalam manajemen konten digital. Oleh karena
itu, direkomendasikan untuk memberikan sesi pelatihan tambahan, peningkatan
fitur aplikasi, serta penyusunan modul pendampingan berkelanjutan sebagai dasar
pengembangan program lanjutan serta mendorong adopsi teknologi digital secara
lebih luas di sektor peternakan lokal.




