Pemantauan dan Evaluasi Pencapaian SDGs Provinsi Banten 2026: Menguatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Published on: 6 Mar 2026

Kegiatan
Serang, 06 Maret 2026 - Pemerintah Provinsi Banten
terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan
melalui kegiatan pemantauan dan evaluasi pencapaian Sustainable Development
Goals (SDGs) Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan
bahwa setiap program pembangunan daerah berjalan selaras dengan target global
pembangunan berkelanjutan yang telah disepakati secara internasional.
Pemantauan dan evaluasi SDGs merupakan bagian
penting dalam menilai sejauh mana capaian indikator pembangunan di Provinsi
Banten, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Melalui kegiatan
ini, pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan melakukan analisis
terhadap perkembangan indikator SDGs, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang
masih dihadapi dalam implementasi program pembangunan.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan JDIH, Kepala Bagian
Peraturan Perundang-undangan Biro Hukum, Bapak Akhmad Syaefullah, S.H dalam materinya
menegaskan bahwa evaluasi berkala terhadap capaian SDGs merupakan instrumen
penting dalam meningkatkan efektivitas kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada
pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan aspek kesejahteraan
sosial, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, serta
perlindungan lingkungan.
Dalam pemaparan hasil pemantauan, sejumlah
indikator menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Beberapa sektor
seperti pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat mengalami
peningkatan yang positif. Program peningkatan kualitas pendidikan melalui akses
pendidikan yang lebih merata, serta berbagai kebijakan penguatan layanan
kesehatan dasar menjadi faktor penting dalam mendorong capaian tersebut.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan
yang perlu menjadi perhatian bersama. Ketimpangan pembangunan antar wilayah,
isu lingkungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi agenda
penting yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan pemantauan dan evaluasi ini juga
melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah,
akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga sektor swasta. Kolaborasi
multipihak tersebut menjadi salah satu prinsip utama dalam implementasi SDGs,
yaitu memastikan bahwa pembangunan dilaksanakan secara inklusif dan
partisipatif.
Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dan
sistem data yang terintegrasi juga menjadi fokus dalam proses pemantauan
capaian SDGs. Dengan sistem pengelolaan data yang lebih akurat dan transparan,
pemerintah daerah diharapkan mampu melakukan perencanaan pembangunan yang lebih
tepat sasaran serta berbasis bukti (evidence-based policy).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Banten
berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah,
serta seluruh elemen masyarakat dalam mencapai target SDGs pada tahun 2030.
Komitmen bersama ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang
inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Banten.
Pemantauan dan evaluasi pencapaian SDGs bukan
sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya refleksi bersama
untuk memastikan bahwa arah pembangunan daerah benar-benar memberikan dampak
nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan semangat kolaborasi
dan inovasi, Provinsi Banten optimistis mampu terus meningkatkan capaian
indikator pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.




