LPPM Universitas Pamulang (Kampus Kota Serang) Ikut Serta Dalam Kegiatan Penelusuran Dan Pemetaan Teknologi Tepat Guna di Kota Serang
Published on: 23 Sep 2025

Seminar
Pemerintah Kota Serang
bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), akademisi, serta
sejumlah mitra strategis menggelar program penelusuran dan pemetaan Teknologi
Tepat Guna (TTG) sebagai upaya mengoptimalkan potensi inovasi lokal yang
berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung sejak awal bulan ini
tidak sekadar bersifat administratif, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif
masyarakat, kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga komunitas
inovator independen.
Dalam penelusuran
lapangan, tim menemukan beragam teknologi sederhana namun berdampak besar,
mulai dari mesin pengolah pakan ternak berbasis bahan daur ulang, alat perajang
hasil pertanian, sistem penyaring air ramah lingkungan, hingga inovasi energi
alternatif skala rumah tangga. Setiap temuan tidak hanya didokumentasikan
secara visual, tetapi juga dianalisis manfaat ekonominya, tingkat
keberlanjutan, serta kemungkinan untuk direplikasi ke wilayah lain.
Menurut Kepala Bappeda
Kota Serang Ibu Ina Linawati, S.E.Ak., M.M, pemetaan TTG menjadi langkah
penting dalam mendukung pembangunan berbasis kemandirian masyarakat. “Teknologi
tepat guna ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat untuk memiliki solusi praktis,
murah, dan efisien. Dengan pemetaan yang sistematis, kita bisa menyusun
database TTG (Teknologi Tepat Guna) di Kota Serang sebagai bahan rujukan dalam
perencanaan program pemberdayaan,” ungkapnya.

Sementara itu, kalangan
akademisi yang dilibatkan dalam kegiatan ini menilai bahwa pemetaan TTG tidak
hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen sosial.
Teknologi lokal mampu mendorong kemandirian desa, mengurangi ketergantungan
pada produk pabrikan, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM di era digital.

Program ini juga membuka
peluang kolaborasi lebih luas. Data hasil pemetaan akan dikembangkan menjadi
platform digital yang memuat katalog TTG Kota Serang, sehingga dapat diakses
oleh masyarakat, investor, maupun pemangku kebijakan. Dengan demikian, inovasi
lokal tidak hanya terdata, tetapi juga dapat diperluas jangkauannya untuk
mendukung keberlanjutan pembangunan kota.
Sekretaris Bappeda Kota
Serang Bapak Salvani Eka Prasetia, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menegaskan
bahwa TTG merupakan jembatan antara kreativitas masyarakat dan kebutuhan
pembangunan. “Serang memiliki banyak potensi. Tugas kita adalah memastikan
potensi ini tidak berhenti pada ide, tetapi benar-benar menjadi kekuatan
ekonomi dan sosial yang membawa manfaat nyata,” ujarnya.
Melalui penelusuran dan
pemetaan ini, diharapkan lahir ekosistem inovasi berkelanjutan yang
mengintegrasikan pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Kota Serang pun
bertekad menjadikan teknologi tepat guna sebagai salah satu motor penggerak pembangunan
berbasis kearifan lokal dan teknologi ramah lingkungan di Banten




