PKM 2022 UNPAM MENGABDI

Pelatihan Desain Dan Manufaktur Mesin Cacah Sampah Organik di Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang

Ditengah kondisi pasca pandemi Covid-19 menyentuh dunia pendidikan tak terkecuali perguruan tinggi, namun hal itu tidak menghalangi para dosen Universitas Pamulang untuk melaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM) sebagai bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu lokasi yang dipilih untuk pelaksanaan PKM oleh salah satu tim PKM Teknik Mesin Universitas Pamulang tersebut adalah pemukiman warga Taman Akasia TA 12 Nomor 21 RT 03 RW 013 Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang. Tentu saja pelaksanaan PKM ini tetap mengacu pada protokol kesehatan sebagai tindakan preventive terhadap penyebaran wabah covid 19 yang hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang belum tuntas.

Dalam pelaksanaan PKM semester Gasal 2022-2022 kali ini, tema yang diusung adalah Pelatihan Desain Dan Manufaktur Mesin Cacah Sampah Organik. Dalam kehidupan manusia sampah merupakan permasalahan utama yang tidak ada habisnya terutama sampah organik, seperti kita ketahui bahwa sampah organik sangat banyak dihasilkan pada lingkungan tersebut sehingga menjadi sesuatu yang bisa menambah pundi-pundi pemasukan yang dihasilkan oleh warga, Oleh karena itu tujuan PKM ini adalah memberikan pengetahuan bagaimana membuat desain mesin pencacah sampah organik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana membuat desain alat dengan menggunakan software AutoCad.

PKM dengan tema Pelatihan Desain Dan Manufaktur Mesin Cacah Sampah Organik Dengan Menggunakan Software AutoCad Sebagai Pengurai Limbah Plastik di Lingkungan ini dilaksanakan oleh 3 dosen Teknik Mesin Universitas Pamulang, yaitu Slamet Rahardian,S.T., M.T. , Muhamad Cahyadi, S.T., M.T. , Irwan Aranda, S.T., M.T. dan 1 mahasiswa yaitu Hadiid Ulwan Fahmi. Dalam pelatihan ini masyarakat diberikan teori pengetahuan bagaimana mendesain Mesin Pencacah dan praktek Slamet Rahardian,S.T., M.T.. selaku Pembicara pada PKM ini, seperti memberikan peragaan bagaimana menggunakan software AutoCad untuk membuat Mesin Pencacah Sampah Organik, yang diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan bagi masyarakat sehingga dapat menciptakan alat pencacah sampah organik sesuai kebutuhan dan khususnnya mitra kegiatan pengabdian masyarakat.

Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari dari hari Sabtu 26 November 2022  hingga Minggu 27 November 2022  diikuti sekitar kurang lebih 20 orang warga karang taruna . Animo warga peserta pelatihan cukup baik ditandai dengan antusiasme warga yang mengikuti pelatihan dari awal pelaksanaan hingga akhir. Suasana pelatihan cukup santai namun serius, bahkan tidak sedikit pesertanya adalah anggota karang taruna yang memang tertarik dengan konsep membuat desain mesin pencacah organik karena masih banyaknya sampah organik  yang dihasilkan oleh Kelurahan Sukatani.

Sdr Kilau Rizki Aulia selaku Ketua Karang Taruna Akasia Unit RW 013 Kelurahan Sukatani menyambut baik kegiatan PKM dari Universitas Pamulang. beliau menyampaikan rasa terimakasih dan bangga atas kehadiran Universitas Pamulang di masyarakat dalam memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat. Beliau mengharapkan agar lebih banyak lagi diadakan pelatihan kepada warganya agar semakin banyak ilmu pengetahuan yang diperoleh dan menjadikan masyarakat menjadi mengerti tentang peluang memanfaatkan sampah organik.

Kontributor : Irwan Aranda