SEMINAR, WORKSHOP DAN PELATIHAN

LPPM UNPAM MENYELENGGARAAN WORKSHOP “KOMERSIALISASI PATEN”

Senin, 1 Agustus 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang menyelenggarakan Workshop Komersialisasi Paten melalui aplikasi zoom meeting. Acara ini diselenggarakan 2 tahap yaitu tanggal 1 Agustus 2022 dan 8 AGustus 2022. Dihadiri sekitar 124 pserta acara ini berjalan lancer dan interaktif.

Dalam sambutannya Ketua LPPM UNPAM  Dr. Ali Maddinsyah, SE, MM menyampaikan sambutannya dan mengucapkan selamat dating kepada dua Narsumber dalam acara ini yaitu Rifto Andriawan, ST dan Dara Meutia, MT yang keduanya merupakan Pemeriksa Paten di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI)Harapan Ketua LPPM dengan diadakannya workshop ini adalah menindaklanjuti hasil penelitian dosen-dosen yang luarannya masih sebatas jurnal, padahal bias dilindungi dengan didaftarkan dengan Paten jika merupkan suatu produk. Harapannya aar para dosen memahami sehingga hasil penelitian bias dihilirisasi didaftarkan di DJKI. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan kegiatan dengan tanggal 8 Agustus 2022 yaitu coaching drafting paten yang sudah mengirimkan drafting paten.

Dalam sambutannya Rektor UNPAM Dr. E Nurzaman AM, MM, MSi. Menyampaikan bahwa Paten adalah merupakan salah satu bentuk produktifitas para intelektual dikalangan kampus dan merupakan bagian dari indicator bahwa kita terus bergerak yang akan dimanfaatkan oleh khalayak ramai. Kegiatan ini merupakan hal yang sangat penting karena di kampus banyak hal dihasilkan walaupun belum semua dipatenkan. Para masyarakat ilmiah dikampus tidak hanya fokus melakukan pembelajaran kepada mahasiswa tetapi harus mampu produktif menciptakan sesuatu yang bias dimanfataakanoleh masyarakat. Paten juga merupakan pendorong untuk melengkapi jabatan fungsional dosen dan status kedudukan dosen yang makin dipercaya oleh masyarakat luas.

Pemateri pertama Rifto Andriawan, ST menyampaikan materi yang diberi judul “Pemanfaatan Sistem Ki Dalam Kegiatan Litbang Serta Komersialisasi Paten”. Rifto menyampaikan materi diantaranya :

Selanjutnya disampaikan mengenai Fakta Paten yaitu :

  1. Paten merupakan kekayaan intelektual yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi
  2. Perkembangan teknologi dalam berbagai bidang yang sedemikian pesat sehingga diperlukan peningkatan pelindungan bagi inventor dan pemegang paten
  3. Teknologi memiliki peranan strategis dalam mendukung pembangunan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum
  4. Peningkatan pelindungan paten sangat penting bagi inventor dan pemegang paten karena dapat memotivasi  inventor  untuk meningkatkan hasil karya (teknologi dalam arti luas), baik secara kuantitas maupun kualitas untuk mendorong kesejahteraan bangsa dan negara serta menciptakan iklim usaha yang sehat
  5. Tingkat kemajuan suatu negara salah satunya ditunjukkan dengan kemampuannya dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat

Narasumber berikutnya adalah Dara Meutia, MT menyampaikan materi berjudul  “Komersialisasi Paten Dan Royalti Bagi Peneliti”  diantaranya disampaikan mengenai Mengapa Paten Perlu Dikomersialisasi?

  1. Pelindungan KI penting dalam perdagangan
  2. Kekayaan Intelektual = Ekonomi
  3. Biaya riset tinggi
  4. Reward terhadap hasil karya intelektual
  5. Komersialisasi paten dimanfaatkan untuk pengembangan lebih lanjut untuk menghasilkan paten lain yang bernilai komersial
  6. Invensi tanpa komersialisasi ≠ Inovasi à tantangan terberat saat ini, atau bagian dari strategi ?

Disampaikan juga mengenai Empat Pilar Utama Manajemen Kekayaan Intelektual.

Selaku MCd dalam acara ini adalah Silviana Simbolon, M.Sc. dan selaku Moderator adalah Ibnu Sina, SP, MSc. Acara berjalan lancer dan iteraktif dimana dalam proses Tanya jawab para peserta sangat antusian baik yang bertanya langsung kepada narasumber maupun melalui chat.