Seminar Diseminasi Hasil penelitian Dosen Tahun 2019

seminar-1
Tangerang Selatan (18/10/2019) Lembaga Penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Unpam mengadakan seminar nasional guna tingkatkan kualitas hasil riset dosen baik hibah internal maupun hibah ristekdikti tahun 2019. Seminar diadakan di Auditorium Kampus I, Jl Surya Kencana Pamulang, Kamis, 17 Oktober 2019, dengan tema

Seminar tersebut untuk diseminasi hasil riset dosen tinbgkat nasional maupun internasional. LPPM mencoba memfasilitasi dosen yang mendapatkan dana hibah penelitian internal dan eksternal untuk mendapatkan reviewer dan luarannya.

LPPM mengundang Peneliti LPDP, Prof. Dr. Rusmin Tumanggor dan Peneliti Bioteknologi BPPT, Dr. Ahmad Wibisana sebagai pemateri kunci.

Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. (H.C.) Darsono mengajak semua dosen untuk aktif melakukan tridharma. Menurutnya, regulasi pemerintah mengharuskan dosen untuk tidak hanya mengajar, melainkan juga melakukan penelitian, dan pengabdian masyarakat. Beliau pun meminta agar hasil penelitian membawa dampak manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Saat Anda memutuskan menjadi dosen, maka kewajiban (tridharma) harus dilakukan. Kita smeua menjadi bagian dari kemajuan IPTEK, jadi bukan hanya pengguna saja”.

Menurutnya, selama ini inovasi yang dilakukan Unpam sudah banyak membawa dampak manfaat bagi masyarakat. Ia mencontohkan pembuatan insenerator yang mampu mengolah sampah Unpam sehingga tidak mengganggu masyarakat. Ia pun berandai apabila smeua perguruan tinggi melakukan hal serupa pasti masyarakat tidak akan tertinggal.
whatsapp-image-2019-10-19-at-15-14-35

Ketua LPPM, Dr. Ali Maddinsyah, M.M. berpesan kepada peserta seminar agar hasil penelitian ini tidak hanya sebatas laporan. penelitian harus menuju inovasi dan menghasilkan produk prototype yang bisa dirasakan masyarakat.

‘Tuntutan dari ristekdikti kan sudah jelas. Hasil penelitian dapat menghasilkan output yang berkualitas’.

Ia juga berpesan agar inovasi dosen harus memiliki nilai kebaruan bukan inovasi sembarangan. Menurutnya inovasi harus memiliki nilai lebih bukan sekadar memoles sedikit kemudian menganggapnya inovasi. (MIS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *