Dosen Unpam adakan Pelatihan Manajemen Jurnalistik

Dalam rangka pelaksanaan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Dosen Manajemen Unpam mengadakan kegiatan Pelatihan Manajemen Jurnalistik bagi siswa/siswi Madrasah Aliyah (MA) Nurul Huda, YADIN, Kota Tangerang, Senin (13/3/2017).

Pelatihan mengambil tema “Menggali Potensi Manajemen Pengelolaan Jurnalistik yang Ada di Kalangan Siswa/Siswi”.

Koordinator Pelatihan Drs. Jaenudin mengatakan, pelatihan akan dilaksanakan setiap bulan dan berkesinambungan. Sasarannya untuk memberikan pemahaman kepada siswa/siswi tentang pengelolaan jurnalistik.

“Pada akhir pelatihan nantinya diharapkan agar para siswa/siswi MA Nurul Huda sudah bisa mengelola dan menerbitkan media internal sekolah yang dikelola secara mandiri dan profesional,” ujar Jaenudin.

Ia menuturkan, pelatihan tahap dasar sendiri sudah dilaksanakan pada akhir bulan lalu. Sebanyak 75 siswa/siswi MA Nurul Huda ikut serta dan aktif dalam pelatihan tersebut. Mereka mendapatkan materi dari delapan dosen Unpam yaitu Syamruddin, Jaenudin, Ruknan, Ali Maddinsyah, Ahmad Nazir, Iman Lubis, Nefo Indra Nizar, dan Mohammad Safii.
Adapun materi pelatihan yang diberikan yaitu Teknik Penulisan Jurnalistik dan Kiat-Kiat Menjadi Jurnalis. Manajemen Pengelolaan Media Internal Sekolah, Metode Produksi dan Sirkulasi, serta Teknik Fotografi dan Pengambilan Foto Jurnalistik.

Pada akhir pelatihan tahap dasar dilakukan simulasi penulisan jurnalistik yang dipandu oleh Syamruddin. Wartawan yang sudah aktif sejak tahun 1990-an ini memberikan kiat praktis membuat laporan singkat penulisan berita dalam bentuk straight news dengan metode 5W+1H.

Syamruddin mengemukakan, pada bulan kedua setelah pelatihan tahap dasar para siswa/siswi akan diarahkan pada penerbitan buletin. Hasil laporan dan tulisan mereka akan diterbitkan dalam bentuk buletin.

“Buletin yang diterbitkan nantinya akan menjadi majalah dinding pada MA Nurul Hidayah. Selanjutnya akan dievaluasi hasil kerja siswa/siswi. Kemudian pada tahapan selanjutnya akan diperbanyak jumlah halaman buletin. Dan, pada akhirnya diharapkan terbit sebuah media cetak apakah dalam bentuk buletin ataupun majalah,” ujarnya. (Lb/Syamruddin).

Sumber: LiputanBanten.co.id