Membangun Kreatifitas Dan Kemandirian Pada Anak Asuh Rumah Amalia

amaliabaru1Dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen Serta Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan  pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Rumah Amalia, yang beralamat di Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang, Banten. pada tanggal 6-7 April 2018 yang lalu.

PKM yang beranggotakan sebanyak 10 dosen S1 Manajemen, UNPAM di bantu dengan mahasiswa ini melakukan penyuluhan di rumah yatim dan Dhuafa. amaliabaru2Tema yang diangkat pada kegiatan ini ialah “Membangun Kreatifitas Dan Kemandirian Pada Anak Asuh Rumah Amalia”. PKM ini di ketuai oleh Bachtiar Arifudin Husain, S.Kom., M.M. (0427109001). Untuk peserta di hadiri sebanyak 75 anak asuh dari 90 anak asuh yang ada di Rumah Amalia.

Membangun Kreatifitas Dan Kemandirian Pada Anak Asuh Rumah Amalia

Dalam rangka melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen Serta Mahasiswa Program Studi S1amalia4 Manajemen, Universitas Pamulang kembali melaksanakan kegiatan  pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Rumah Amalia, yang beralamat di Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang, Banten. Pada hari Jumat-Minggu/13-15 April 2018 yang lalu.

PKM yang beranggotakan sebanyak 10 dosen S1 Manajemen, UNPAM di bantu

Dosen dan HIMA PPKn Universitas Pamulang Nyaba Kalembur

 

rumpin1pknDalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen Serta HIMA Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Pamulang mengadakan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Pabuaran Rt 01/08 Desa Cipinang Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor pada tanggal 20-22 April rumpin4pkn2018. Memberi PKM ini tidak hanya memberikan penyuluhan saja, melainkan melakukan bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu dan anak yatim Piatu, memberikan bantuan bibit tanaman yang dapat membantu perekonomian, serta membantu proses pembangunan insfrastruktur masjid”. PKM ini berisi tiga rangkaian

Stop Bullying Untuk Generasi Berprestasi

bulying2Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang, kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), pada Kamis-Sabtu, 14 – 16 Desember 2017 di di SMP Al-Khaeriyah, Tangerang Selatan.

PKM mengangkat tema “Stop Bullying Untuk Generasi Berprestasi”. Ketua PKM, Eti Hayati, M.Pd, mengatakan bahwa pengetahuan tentang Bullying ini, di harapkan anak-anak SMP AL-KHAERIYAH menjadi lebih mengerti tentang bahaya melakukan Bullying terhadap teman di

PKM Unpam dan P2TP2A Tangsel Gelar Penyuluah Perempuan dan Anak

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Lembaga Pengadian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang dan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak atau P2TPA Kota Tangerang Selatan,  menggelar kegiatan Penyuluhan Manajemen Pengendalian dan Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak.

Wakil Ketua P2TP2A Kota Tangerang Selatan, Listya Windyarti mengatakan, tugas pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak, bukan hanya tugas negara dan pemerintah.

Hal itu, kata Listya, juga merupakan tanggung jawab masyarakat dan keluarga. Ia menjelaskan, kekerasan yang terjadi pada anak, bisa terjadi kapan pun dan dimana pun termasuk di dalam lingkungan sekolah.

“KEKERASAN TERJADI BISA BERUPA KEKERASAN FISIK, SEPERTI MEMUKUL, MENENDANG, MENCUBIT ATAU MELUKAI, BISA JUGA BERUPA KEKERASAN VERBAL, SEPERTI MEMBENTAK, MENGHINA, MENGOLOK-OLOK DAN JUGA MENGUCILKAN.” KATA LISTYA WINDYARTI, KAMIS (19/04) DALAM KETERANGAN TERTULISNYA.

Seperti diketahui, kegiatan Penyuluhan Manajemen, Pengendalian dan Pencegahan Kekerasan, pada Perempuan dan Anak itu digelar PKM Unpam dan P2TP2A di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, acara penyuluhan itu dihadiri, Kepala Sekolah SMAN 3 Tangsel, Soepandi dan wakilnya, dosen manajemen Universitas Pamulang, Chepi Safei Jumhana, Lia Asmalah, Ana Septia Rahman, Nurmin Arianto, Iis Noviyanti dan praktisi Pendidikan, Eko Susetyo.

Terpisah, Sekertaris Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Kota Tangerang Selatan, Feb Amni Hayati menambahkan, pada era informasi ini, anak harus dapat melindungi diri sendiri.

Hal itu, kata Feb Amni Hayati menambahkan, dapat dilakukan dengan cara, memperkuat mental, meningkatkan pengetahuan dan budi pekerti anak.

“PARA ANAK DAPAT MELATIH KEBERANIANNYA, UNTUK BERKATA TIDAK PADA PERBUATAN MENYIMPANG. SELAIN ITU, ANAK JUGA HARUS BERANI MELAPORKAN SETIAP KEJADIAN KEKERASAN MAUPUN PELECEHAN SEKSUAL ITU, KEPADA PIHAK BERWAJIB.” KATA FEB AMNI HAYATI.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) No 23 Tahun 2002, serta UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, ditegaskan bahwa, setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.

Feb Amnk Hayati menjelaskan, bagi yang melanggar UU No 23 Tahun 2002, serta UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, akan dipidana paling lama 3 tahun 6 bulan, dan/atay denda sebesar 72 Juta Rupiah.

Sementara itu, Feb Amni menegaskan, bila ada pelaku yang dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan, membuat atau mendistribusikan konten pornografi, itu juga dapat terjerat hukuman sampai dengan 12 tahun, dengan denda maksimal sebesar 6 Milyar rupiah.

Kepala Sekolah SMAN 3 Tangerang Selatan, Soepandi menyambut baik dan mengapresiasi, langkah PKM Universitas Pamulang dan P2TP2A Kota Tangerang Selatan, melakukan penyuluhan di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan.

“Dari materi penyuluhan itu, baik murid dan guru di sekolah  mendapatkan pengalaman yang bermanfaat.” kata Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Tangerang Selatan, Soepandi. (Haji Merah).

sumber: kicaunews.com, 19 April2018