Dongeng Jadi Metode Pembelajaran Dalam Pengabdian Mahasiswa Sasindo Unpam

 Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang sukses mengadakan Pelatihan Sastra dan Pengabdian Masyarakat pada 13-15 Oktober, 2017 lalu, di Pondok Pesantren Yatim Al-Hanif, Serua, Ciputat Banten.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif jurusan sastra Indonesia semester delapan serta didampingi oleh perwakilan Dosen dari Prodi Sastra Indonesia.
Pengabdian masyarakat merupakan suatu gerakan proses pemberdayaan diri untuk kepentingan masyarakat. Banyak aspek yang dapat disentuh melalui pengabdian masyarakat seperti, karakter, budaya, bahkan sampai pola pikir masyarakatnya. Berawal dari hal itulah, Prodi Sastra Indonesia Univeristas Pamulang mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu dari Tri Dharma perguruan tinggi dan sudah menjadi suatu kewajiban bagi kaum akademik untuk memenuhinya.
Pengabdian masyarakat pada kesempatan kali ini mengusung tema “ Peningkatkan Ketrampilan Berbahasa Bagi Anak-Anak Melalui Media Dongeng”.
Kegiatan pelatihan keterampilan berbahasa bagi anak-anak dalam pengabdian masyarakat ini dikemas melalui metode penceritaan dongeng. Dongeng sebagai buah tangan karya sastra lama merupakan suatu media alternative dalam penyampaian pelatihan ketrampilan berbahasa di kalangan anak usia dini. Melalui sarana dongeng anak-anak akan dilatih daya imajinatif mereka.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia dengan dibantu oleh pengajar di Pondok Pesantren Al Hanif menyampaikan materi berkenaan dengan pelatihan. Dalam metode ini, anak-anak dituntut untuk mendengarkan setiap dongeng yang disampaikan mahasiswa, kemudian anak-anak menceritakan kembali melalui sebuah tulisan. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah meningkatkan ketrampilan menulis serta berbicara di kalangan anak-anak.
Menariknya, antusiasme dan respon dalam acara ini begitu tinggi. Hal itu dapat dilihat dengan keaktifan peserta pelatihan dalam rangkaian kegiatan, hal ini membuktikan bahwa metode pembelajaran anak menggunakan media Dongeng, masih sangat efektif.
Selain antusiasme dan respon dari peserta yang tinggi, kegiatan ini juga mendapatkan sambutan hangat dari Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al Hanif. Dalam keterangnya, Beliau berharap agar kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini dapat terlaksana secara kontinyu.(sumber: beritatangsel.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *