Menjadi Ibu Rumah Tangga kreatif, Solusi Sederhana Dosen UNPAM Untukmu Wanita Pembangun Generasi

Cilacap (24/04/2017) Sebagai bentuk tanggung jawab dan wujud nyata dalam mengimplementasikan UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa perguruan tinggi mewajibkan menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masayarakat (Pasal 20 ayat 2), selama 4 bulan terakhir dua dosen Program studi Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di dusun Rawakeling yang terkenal dengan gula kelapanya yang manis menggoda.

Kegiatan  PKM ini mengangkat tema” Pelatihan Pemanfaatan Tali Kur Sebagai Bahan Pembuatan Tas Multifungsi Ibu Rumah Tangga Dusun Rawakeling RT 06 RW 01 Desa Rawajaya Kecamatan Bantar Sari  Kabupaten Cilacap” dengan tema tersebut seperti penuturan penggagas kegiatan pengabdian ini Ibu Soffi Soffiatun, S.Pd., M.M.Pd. bahwa sebagai seorang wanita harus bisa kreatif tetapi tidak boros, cerdas tetapi tidak mengakali dan selalu berdaya guna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara” .

Acara ini diselenggarakan oleh dua dosen Pendidikan Ekonomi dan dibantu oleh mahasiswa dan staf prodi Pendidikan ekonomi. Untuk mencapai sarasan yang telah ditetapkan kegiatan pengabdian ini dikemas secara sederhana tetapi mengalir mengikuti pola komunikasi yang terjadi diwilayah sitinggil ini. Bahkan jika disimak lebih jauh tidak ada penggunakan kota kasa bahasa Indonesia baku yang dilakukan selama kegiatan berlangsung. Pemaparan materi dilakukan menggunakan dialek bahasa daerah seperti yang biasa dilakukan masyarakat disekitar pasar sitinggil. Pemaparan bahasa jawa dilakukan oleh Bapak Saiful Anwar, S.Pd., S.E., M.Pd. sedangkan pemaparan bahasa Sunda dilakukan oleh Ibu Soffi Soffiatun, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan yang dilaksanakan beberapa jam ini, hampir tidak terasa lamanya, karena semua kegiatan dilaksanakan secara informal, guyup, gayeng diselingi dengan berbagi pengalaman tentang kegiatan sehari-hari, mencari solusi bersama. kegiatan ini telah berlangsung selama 6 kali tatap muka dalam 4 bulan. Semuga kegiatan ini membawa kebaikan bagi semua. (Fiqoh Aprilliani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *