PKM 2021 UNPAM MENGABDI

DOSEN-DOSEN MANAJEMEN UNPAM BANGUN MINDSET GURU-GURU PAUD

Bogor, 31 Oktober 2021.   Luar biasa semangatnya para guru di Paud Insan Taqwa dan TPQ nya, mengikuti upgrading guru yang dikemas dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM ) oleh para dosen prodi manajemen Unpam. Paud dan TPQ tersebut adalah binaan dosen-dosen prodi manajemen. Hal yang luar biasa adalah guru-guru tersebut notabenenya ibu-ibu rumah tangga  yang rerata pendidikannya masih SMA, namun semangat mendidik anak-anak perlu diacungi jempol. Disela-sela mengurus rumah tangga masih sempat mendidik di Paud dan TPQ. Secara rutin dosen-dosen melaksanakan kegiatan upgrading guru sehingga kemanfaatannya benar-benar dapat dirasakan. Kali ini 3 topik sekaligus yang di sampaikan : “Membangun Komunikasi Antara Orangtua dan Guru”. Yang dipaparkan oleh Teguh dengan anggotanya Nani, Angga Rovita, Iskandar Zulkarnain dan Reni Hindriari. Komunikasi menjadi kata kunci dalam pendidikan. “Without communication there is no relationship” begitu kata Teguh Yuwono, motivator guru-guru. Komunikasi itu harus menciptakan respon positif, serta menyenangkan. Demikian ia menambahkan.  Pada sesi kedua dengan tema :”Implementasi Komunikasi Orangtua dan Anak dalam bidang pendidikan”yang dipaparkan oleh Prihadi Dwianggoro. Dosen sekaligus trainer yang sering memberikan presentasi diberbagai komunitas lembaga/perusahaan. Kelompok ini diketuai oleh Janudin dengan anggotanya Agus Sulaiman Anhari, Siti Alfiah, Fakung Rachman, Prihadi Dwianggoro, Patut disadari bahwa pendidikan itu bukan hanya di sekolah, namun juga di rumah dan antara sekolah dan rumah.  Presentasi yang menarik diselingi doorprize membuat suasana makin meriah. Komunikasi dalam mendidik itu mendahulukan kaki bukan mulut, maksudnya adalah menghampiri, bukan teriak-teriak. Mendidik itu bicara dengan anak-anak didik bukan kepada anak-anak didik. Kalau bicara dengan – tidak ada jarak, namun kalau bicara kepada – itu ada jarak. Guru harus mengandaikan dirinya sebagai anak didik, sehingga komunikasi nyambung, begitu salah satu paparannya. Dan sesi terakhir dengan tema : “Edukasi orangtua terhadap anak tentang budaya menabung sejak dini”. Topik ini dipaparkan dengan sangat menarik oleh Hestu Nugroho Warasto, .dengan anggotanya Ivan Putranto, Ibnu Sina, Anah Furyanah dan Haidilia Maharani. Sebuah paparan yang luar biasa, bahwa anak-anak usia dini sudah diajarkan bagaimana membangun kesadaran menabung, yaitu berpikir tentang persiapan masa depan.  Anak-anak harus mulai diajarkan bagaimana respecting the past, improving the present dan preparing for the future oleh orang tua. Demo permainan bagaimana bicara dengan uang dan alhasil uang datang dan ditabung.  Luar biasa sekali paparannya. Akhirnya kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama.  ( red )