PKM 2021 UNPAM MENGABDI

Mahasiswa dan Dosen Program Studi Teknik Industri Unpam Tingkatkan SDM Unggul dan Bersaing

PKM Mahasiswa Bersama Dosen Program Studi Teknik Industri Unpam

Salah satu Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini. Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.

Masyarakat telah merasakan bahwa berbagai produk luar negeri membawa dampak yang luar biasa, terutama perekonomian dan industri kecil. Pada sisi yang lain, munculnya berbagai kerajinan yang berasal dari luar daerah dan luar negeri juga membawa ketakutan yang luar biasa, sehingga diperlukan beberapa strategi dalam membangkitkan gairah usaha dari peninjauan peluang hingga pemasaran.

Ditambah lagi dengan adanya pandemi Covid-19 perekonomian masyarakat menurun, perekonomian negara menurun drastis, dari sisi sosial, sektor industri dan sektor usaha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, tak hanya industri yang terganggu, pandemi Covid-19 juga akan menambah pengangguran. Ia memprediksi, dalam skenario berat potensi pengangguran akan bertambah 2,92 juta orang dan bisa bertambah sangat besar bisa mencapai 5,23 juta.

Jika masalah pengangguran ini tidak segera diatasi, maka akan muncul berbagai macam tindak kejahatan seperti: pencurian, perampokan, bahkan pembunuhan. UMKM menjadi salah satu upaya ladang usaha yang bermodal tidak terlalau besar sehingga dengan kemampuan modal kecil dapat usaha dengan apa yang akan dijalankan.

Begitu juga dengan UMKM Cipondoh Makmur yang menjadi mitra dalam pengabdian ini, penting untuk memberikan pelatihan kepada para pengelola UMKM dalam meningkatkan daya saing produk UMKM sehingga para pegiat UMKM di wilayah Kelurahan Cipondoh Makmur senantiasa siap menghdapi persaingan global.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program  Studi Teknik Industri Universitas Pamulang yang diketuai oleh Adi Candra S.T.,M.T beserta anggota yang terdiri dari beberapa dosen dan mahasiswa.

Meskipun, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan izin Lurah Yoga Sektianto, maka dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Aula kelurahan Cipondoh Makmur, Kota Tangerang. Untuk itu dalam upaya pemantapan materi yang akan dibawakan telah mewawancarai pelaku UMKM sehingga dalam pelaksanaan materinya tersampaikan dengan kebutuhan pelaku usaha. Bentuk pemberitahuan dan pelaksanaan dalam pelaksaannya maka tim PKM menyiapkan berbagai perlengkapan dari data peserta yang hadir baik pelaku UMKM maupun di luar pelaku usaha dapat menghadiri acara PKM ini namun dari kapasitas 70 orang menjadi 35 orang setengahnya kapasitas karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Dalam pemaparan sosialisasi yang disampaikan oleh pembicara Wakhit Ahmad F, bahwa diperlukan strategi dalam mengelola dan mengembangkan UMKM. Strategi yang harus dilakukan dalam berorganisasi UMKM Cipondoh makmur di antaranya adalah :

1. Mempunyai Visi dan Misi

Dalam menentukan visi lebih kepada suatu gambaran secara garis besar, tujuan utama yang akan dicapai dari UMKM yang akan dikelola berdasarkan jenis atau bidang usaha yang ada di UMKM Cipondoh Makmur. Untuk misi berisikan kepada gambaran dari bagaimana untuk mencapai cita-cita dan tujuan tersebut, langkah-langkah yang harus ditempuh dalam mewujudkannya. Untuk itu dalam mewujudkan organisasi yang terarah sesuai dengan tujuan bersama.

2. Berorientasi Pada Tujuan

Dalam sistem berwirausaha tujuan merupakan komponen yang utama. Segala aktivitas usaha, mestilah diupayakan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Ini sangat penting, sebab wirausaha adalah proses yang bertujuan. Oleh karenanya keberhasilan suatu strategi berwirausaha dapat ditentukan dari keberhasilan usaha mencapai tujuan berwirausaha.

3. Membatasi Dengan Peraturan

Sebuah organisasi akan terbangun dengan baik apabila ada peraturan yang mengikat satu dengan yang lainnya. Didalam peraturan memuat apa yang diperbolehkan dilakukan oleh anggota UMKM dan yang tidak diperbolehkan untuk anggota UMKM.

4. Memiliki Program Kerja

Landasan bergerak suatu organisasi supaya dapat menjalankan kegiatan selama satu periode kepengurusan. Melalui rancangan program ini akan tergambarkan apa saja aktivitas suatu organisasi selama satu periode. Pembuatan program kerja disesuaikan dengan keperluan dan tujuan organisasi UMKM Cipondoh Makmur. Dengan memiliki program kerja akan menjadi terarah usaha satu dengan usaha lainnya.

5. Profesionalisme

Suatu sikap yang harus dikembangkan para pekerja saat berada di lingkup organisasi UMKM. Setiap orang bisa memiliki berbagai macam karakter yang berbeda. Akan tetapi dalam hal ini tiap sikap dan karakter harus dapat ditempatkan di porsi yang tepat dan sesuai. Misalnya, sikap seorang ayah di rumah dan di kantor tentu harus berbeda. Bila di rumah bisa memiliki watak yang tegas tapi lembut dan penyayang, maka di kantor sikap yang harus dibawa jauh lebih profesional. Misalnya sifat yang sabar dalam menghadapi pelanggan dan kerja keras dalam mengejar target yang ditentukan pengusaha.

Menjalankan usahanya pelaku UMKM diharapkan melaksanakan strategi berorganisasi dengan baik dan sukses dalam berbisnis, serta harus mampu melihat peluang dan tantangan ke depan, selain itu perlunya memahami permasalahan umum dalam usaha. Strategi pertama memiliki visi dan misi, mempunyai tujuan bersama dalam mengembangkan usaha, membatasi dengan aturan, mempunyai program kerja dan profesionalisme dalam melakukan usaha. Dengan strategi tersebut UMKM akan lebih terprogram dan terorganisasi sehingga dalam menghadapi kesulitan dalam usaha dapat teratasi.