PKM 2021 UNPAM MENGABDI

PKM DOSEN DALAM PENDAMPINGAN PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN BAGI UMKM PEMPEK WONG RUMAH – SUMATERA SELATAN

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2008. Yang termasuk ke dalam jenis usaha mikro kecil dan menengah adalah mereka yang berpenghasilan kurang dari Rp 4,8 milyar dalam satu tahun. Kewajiban perpajakan bagi UMKM memiliki skema tarif yang berbeda dengan tarif pajak badan normal. Ketentuan Perpajakan bagi UMKM diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2018 yang berlaku sejak 1 Juli 2018, dengan skema sederhana dengan harapan dapat mudah dipahami oleh Wajib Pajak.

Melihat tingginya kebutuhan informasi terkait kewajiban perpajakan bagi pelaku UMKM maka Dosen Prodi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang bekerjasama dengan anggota Asosiasi Frozen Food Indonesia diwakili oleh UMKM Pempek Wong Rumah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai salah satu bentuk kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh dosen Universitas Pamulang.

Produk yang diperdagangkan oleh Pempek Wong Rumah adalah frozen food pempek dan tekwan, selain itu juga oleh oleh khas Sumatera Selatan. Penjualan dilayani secara offline maupun online, untuk pangsa pasar online bahkan sudah melayani pengiriman sampai ke luar kota. Melihat bisnis yang terus meningkat sebagai pemilik Bapak Angga Gultom merasa memiliki tanggung jawab akan kewajiban dan kontribusi kepada Negara. Namun, kendala yang dihadapi adalah minimnya informasi dan pengetahuan seputar pajak yang beliau miliki sehingga perlu pendampingan dalam perhitungan, penyetoran dan pelaporan kewajiban perpajakan atas usaha yang sedang dijalankan saat ini.

Berdasarkan observasi kendala yang dialami oleh Pempek Wong Rumah maka kami tim PKM yang terdiri dari Ibu Erika Astriani Aprilia, S.E., M.Ak. selaku ketua PKM, Ibu Wiwit Setyawati S.E., M.Ak. selaku narasumber, Ibu Nurbaeti, S.E., M.Ak., Ibu Novi Akhsani S.E., M.Ak. dan Ibu Ambarwati, S.E., M.Si. selaku anggota pengabdi melaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dimulai sejak 9 April 2021 s/d 11 Juli 2021 secara virtual, baik melalui whatsapp group maupun zoom meeting untuk diskusi, pembahasan dan pendampingan seputar kewajiban perpajakan bagi Pempek Wong Rumah.

Pada hari Minggu, 11 Juli 2021 kembali dilaksanakan pelatihan dan diskusi seputar PP No. 23 Tahun 2018 dan PMK-9/PMK.03/2021. Diskusi berjalan lancar, Bapak Angga Gultom sangat tertarik dan antusias karena ternyata pajak yang harus dibayar atas usaha yang beliau jalankan saat ini bisa dikatakan sangat ringan karena hanya 0.5% dari nilai omzet bulanan yang diperoleh. Selain itu kabar baik terkait perpanjangan pemberian insentif pajak bagi WP terdampak Covid-19 sampai dengan 31 Desember 2021 menjadi angin segar dan semakin menambah semangat Beliau untuk segera membenahi administrasi perpajakan yang selama ini tidak pernah dipenuhi agar dapat segera memanfaatkan Insentif Pajak yang diberikan oleh Pemerintah.

Melihat antusiasme dari peserta setelah pelatihan dan pendampingan ini kami berharap pelaku UMKM dapat mulai menghitung, menyetor dan melaporkan PPh-nya secara mandiri guna pemenuhan kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Selain itu, pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan relaksasi pajak yang diberikan oleh Pemerintah atas dampak pandemi covid-19 sebelum tenggat waktunya berakhir.

Sumber: akuntansi.unpam.ac.id
Penulis: Wiwit Setyawati