PKM 2021 UNPAM MENGABDI

PKM Dosen Dalam Identifikasi Karakteristik Kewirausahaan Sebagai Landasan Pengembangan Potensi Diri Pada Karyawan PT Robina Putra Perkasa

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk aktifitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagai insan akademis, para dosen Program Studi Akuntansi S1 Universitas Pamulang berupaya untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM). Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini mengusung tema Identifikasi Karakteristik Kewirausahaan Sebagai Landasan Pengembangan Potensi Diri. Sasaran kegiatan PKM tersebut ialah mengidentifikasi karakterisktik kewirausahaan sebagai landasan pengembangan potensi diri untuk karyawan PT Robina Putra Perkasa.

Pada awal pandemi terdapat beberapa hotel yang harus ditutup sementara dan banyak karyawan hotel yang harus dirumahkan sementara tanpa menerima bayaran atau tidak menerima pembayaran separuh dari upah dan gaji yang seharusnya. Akibat kondisi ini, banyak karyawan hotel yang mencari alternatif pemasukan dengan merintis usaha. Terdapat pula karyawan yang telah memiliki usaha mikro sejak sebelum pandemi dan menjadikan usahanya ini sumber pemasukan alternatif. Kriteria usaha mikro menurut SMERU (2003) adalah: “Usaha non pertanian (termasuk peternakan dan perikanan) yang mempekerjakan paling banyak 10 pekerja, termasuk pemilik usaha dan anggota keluarga, memiliki hasil penjualan paling banyak Rp100 juta per tahun, dan dan mempunyai aset di luar tanah dan bangunan paling banyak Rp25 juta.”.

Selain beberapa karyawan yang sudah mulai berbisnis,  berdasarkan observasi pendahuluan terdapat banyak karyawan yang masih ragu untuk memulai bisnisnya, hal ini  dikarenakan pertimbangan-pertimbangan berbagai macam hambatan yang akan dijumpai,  seperti risiko merugi, ketersediaan pangsa pasar, dan ketersediaan modal operasional yang terbatas, selain itu para karyawan juga belum memiliki gambaran mengenai identifikasi karakteristik kewirausahaan dalam dirinya, sehingga mereka beranggapan bahwa mereka tidak bisa memulai atau mengembangkan bisnisnya akibat dari nihilnya kepemilikan karakteristik kewirausahaan tersebut.

Persoalan prioritas yang dihadapi  para karyawan adalah belum memiliki gambaran mengenai identifikasi karakteristik kewirausahaan dalam dirinya, sehingga mereka beranggapan bahwa mereka tidak bisa memulai atau mengembangkan bisnisnya akibat dari nihilnya kepemilikan karakteristik kewirausahaan tersebut.  Karyawan PT Robina Putra Perkasa menyadari bahwa bersinergi dengan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi Universitas pamulang sangat penting dijalani demi meningkatkan pengetahuan peserta di bidang ekonomi dan secara spesifik dalam bidang kewirausahaan dengan mengidentifikasi karakterisitik jiwa kewirausahaan.

Sebagai langkah awal, dalam upaya mengatasi persoalan peserta adalah dengan memberikan penyuluhan dan motivasi mengenai keutamaan dalam proses identifikasi karakteristik jiwa kewirausahaan dalam dirinya, hal ini diharapkan dapat menjadi pemicu peserta untuk memulai ataupun mengembangkan usahanya.  Lebih lanjut peserta akan diberikan konsepsi dan strategi praktis yang mungkin bisa diimplementasikan dalam awal perintisan usaha ataupun sejalan dengan pengembangan usaha yang sudah berjalan.   Aspek imateril yang diproxikan dengan identifikasi karakteristik jiwa wirausaha ini menjadi penting, mengingat banyak peseta yang kemudian tidak berani “take action” karena beranggpan bahwa dirinya tidak memiliki “bakat” ataupun “jiwa wirausaha” dalam melakukan kegiatan usahanya.

Menurut Suryana (2006), Pada mulanya kewirausahaan berkembang dalam bidang perdagangan, namun kemudian diterapkan diberbagai bidang lain seperti industry, pendidikan, perguruan tinggi, kesehatan dan institusi lain seperti lembaga pemerintah. Dalam bidang-bidang tertentu, kewirausahaan sudah dijadikan kompetensi inti dalam menciptakan perubahan, pembaruan, dan kemajuan. Dengan kata lain, kewirausahaan bukan hanya digunakan sebagai kiat-kiat bisnis jangka pendek, namun juga sebagai landasan kehidupan secara umum dan penciptaan peluang dalam jangka panjang.

Karakterisitk kewirausahaan menurut Zimemerer (1996)  sendiri bisa diidentifikasi secara eksplisit dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Memiliki komitmen dan tekat yang bulat untuk mencurahkan semua perhatian terhadap usaha yang sedang dijalankan. Sikap yang setengah hati mengakibatkan besarnya kemungkinan untuk gagal dalam berwirausaha.
  2. Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, dalam artian pengendalian sumber daya yang digunakan, oleh karena itu wirausaha akan amwas diri secara internal.
  3. Kelihaian mencari peluang, keberhasilan wirausaha diukur dengan keberhasilan mencapai tujuan spesifik. Sedangkan pencapaian tujuan akan terwujud apabila terdapat peluang yang dapat diambil.
  4. Berani mengambil risiko dan ketidak pastian, Wirausaha harus belajar mengelola risiko dan ketidak pastina secara proporsional.
  5. Percaya diri, Wirausaha cenderung optimis dan memiliki keyakinan yang kuat terhadap kemampuan yang dimiliknya untuk berhasil.
  6. Berorientasi kedepan, untuk tumbuh dan berkembang, wirausaha selalu berpandangan jauh ke masa depan yang lebih baik.
  7. Mau belajar dari kegagalan, wirausaha yang berhasil tidak pernah takut akan kegagalan, ia akan selalu mengevaluasi kegagalan yang dialami, dan berusaha menemukan strategi yang tepat agar kegagalan tersebut tidak terulang.

Oleh sebab itulah, maka tim PKM Universitas Pamulang dari program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi merasa bertanggung jawab untuk bersama-sama mengatasi persoalan peningkatan kapasitas dan kapabilitas peserta dengan berusaha mencoba menjawab persoalan-persoalannya terkait aspek immaterial kewirausahaan dalam suatu usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam mengidentifikasi karakteristik kewirausahaan dalam dirinya agar mereka memiliki keyakinan dan keteguhan hati untuk melangkah  memulai maupun mengembangkan bisnisnya yang pada muara akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peserta di tengah situasi pandemi yang tidak menentu ini. Kegiatan ini diharapkan juga dapat menghasilkan luaran berupa publikasi pada jurnal nasional pengabdian kepada masyarakat.

Peserta pengabdian kegiatan masyarakat  yang dilakukan di PT Robina Putra Perkasa  dengan tema “Identifikasi Karakteristik Kewirausahaan Sebagai Landasan Pengembangan Potensi Diri” yang berlokasi di Jl. Jend Gatot Subroto Kav 1 RT06 RW02, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, 12710. Adapun sosialisasi ini dilakukan selama 3 hari berturut – turut pada Senin, 26 April 2021 hingga Rabu, 28 April 2021.

Penulis: Nani Mulyani, S.Kom, M.M
Sumber: akuntansi.unpam.ac.id