KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2021

Pentingnya Mengatur Keuangan Dimasa Pandemi Covid-19

Dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa program study manajemen melakukan kegitan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pentingnya Mengatur Keuangan Dimasa Pandemi Covid-19”, yang berlokasi di SMP Inspirasi Baznaz.

Kegiatan ini dilalsanakan pada minggu,14 maret 2021. Meskipun dalam kondisi pandemi covid-19 antusias dan semangat harus tetap tinggi juga tak lupa pula mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan diawali dengan sambutan dari ketua tim pengabdian kepada masyarakat dan dilanjutkan sambutan oleh kepala sekolah SMP Inspirasi Baznaz.

Dampak Covid-19 terhadap perekonomian dan keuangan rumah tangga khususnya memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Untuk itu, penting bagi kita mengelola keuangan dengan baik agar keuangan kita tidak berantakan. Pandemi ini telah membuat pola hidup masyarakat menjadi berubah. Tidak hanya itu, pandemi ini juga membuat perilaku pengeluaran uang juga berubah, seperti pengeluaran grocery yang meningkat karena orang cenderung masak sendiri agar tejamin kebersihannya. Pengeluaran untuk membeli kebutuhan kesehatan seperti vitamin, masker, dan sabun yang bertambah serta biaya data telekomunikasi yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan Work From Home (WFH) jadi meningka. Namun demikian ada juga jenis pengeluaran yang akan berkurang seperti dana jalan-jalan/liburan.

Remaja masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa di mana seseorang mulai belajar banyak hal untuk mempersiapkan diri menjadi dewasa. Salah satu ketrampilan yang harus mulai dipelajari remaja adalah bagaimana mengatur keuangan. Mengapa remaja perlu belajar mengatur uang?

Biasanya remaja pada jaman sekarang ini banyak menghabiskan uang hanya untuk bersenang-senang. Kadang mereka menghabiskan uang untuk mengikuti tren, model dan gengsi. Banyak remaja berasumsi bahwa orangtua merekalah yang menanggung semuanya. Ya, itu untuk mereka para remaja yang memiliki orangtua berada mungkin akan terus menerus meminta uang untuk memenuhi keinginannya, tapi untuk remaja yang mempunyai orangtua sederhana tidak mungkin untuk meminta uang terus-menerus. Maka dari itu para remaja harus bisa belajar mengatur uang agar kelak terbiasa menabung, pandai mengatur keuangan ketika kelak berumah tangga, memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik, melindungi diri dari kejadian darurat/tidak terduga, orang tua pun harus membantu anak mereka dalam mengatur keuangannya agar remaja bisa hidup lebih hemat dan mandiri.

Berbicara soal mengelola keuangan memang tidak mudah, apalagi untuk usia remaja. Pasalnya di tahap ini, masih banyak remaja yang masih kurang paham pentingnya mengatur keuangan, kurangnya pemahaman mengenai pentingnya mengajarkan keuangan pada anak, serta rendahnya peran orang disekitar membantu remaja memahami bagaimana cara mengelola keuangan. Mengatur keuangan bukanlah hal yang mudah dilakukan. Orang dewasa saja masih banyak yang tidak mampu mengelola keuangannya dengan baik. Seperti kejadian seorang karyawan bergaji Rp 80 juta per bulan, dalam hitungan bulan setelah terkena PHK mengalami “kebangkrutan” karena gagal membayar cicilan yang bertumpuk. Apalagi remaja, yang kurang pengetahuan dan pengalaman.

Hal yang paling penting di masa seperti ini ialah menjaga kestabilan pengeluaran keuangan, jangan boros dan jangan membeli hal – hal yang tidak penting. Sebaiknya uang lebih yang kita miliki simpan dan tabung menjadi dana darurat atau bisa kita investasikan menjadi sesuatu yang menguntungkan. Jika semua hal tersebut disiplin kita terapkan dalam pengelolaan keuangan keluarga maka kita akan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa pandemi ini dengan baik.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini merupakan penghubung antara masyarakat dengan perguruan tinggi. Mungkin masyarakat hanya mengetahui bahwa di perguruan tinggi hanya melaksanakan tugas belajar mengajar saja, tanpa berkontribusi langsung dengan masyarakat, harapannya dengan kegiatan ini memberi pengaruh positif terhadap pengembangan masyarakat, sehingga memberi nuansa baru dalam pengembangan masyarakat secara positif, saling bersinergi dan berkelanjutan.