KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2021

BAGAIMANA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA DIRI PESERTA DIDIK DI ERA PANDEMI COVID-19 PADA YPMS DARUSSALAM KEDAUNG PAMULANG TANGERANG SELATAN

Pendidikan adalah suatu bentuk investasi jangka panjang yang penting bagi seorang manusia. Pendidikan yang berhasil akan menciptakan manusia yang pantas dan berkelayakan di masyarakat serta tidak menyusahkan orang lain. Masyarakat dari yang paling terbelakang sampai yang paling maju mengakui bahwa pendidikan atau guru merupakan satu diantara sekian banyak unsur pembentuk utama calon anggota utama masyarakat. Pendidkan yang berhasil akan menciptakan manusia yang pantas dan berkelayakan di masyarakat sehingga menjadi penting pendidikan untuk mencetak manusia yang memiliki berkualitas dan berdaya saing.

Seperti diketahui, motivasi belajar pada siswa tidak sama kuatnya, ada siswa yang motivasinya bersifat intrinsik dimana kemauan belajarnya lebih kuat dan tidak tergantung pada faktor di luar dirinya. Sebaliknya dengan siswa yang motivasi belajarnya bersifat ekstrinsik, kemauan untuk belajar sangat tergantung pada kondisi di luar dirinya. Namun demikian, di dalam kenyataan motivasi ekstrinsik inilah yang banyak terjadi, terutama pada anakanak dan remaja dalam proses belajar. Proses pembelajaran akan berhasil manakala siswa mempunyai motivasi dalam belajar. Oleh karena itu, guru perlu menumbuhkan motivasi belajar siswa. Untuk memperoleh hasil belajar yang optimal, guru dituntut kreatif membangkitkan motivasi belajar siswa. Sebelum masuk kepada bagimana upaya seorang guru dalam memotivasi belajar siswa penulis terlebih dahulu akan membahas tentang apa itu motivasi, yang akan dilanjutkan dengan hal-hal yang perlu dilakukan oleh guru dalam memotivasi belajar siswa, ciri-ciri siswa termotivasi dan fugsi motivasi bagi siswa.

Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam sekejap. Tidak pernah ada dalam sejarah manusia modern suatu pandemi berlangsung dan menjalar secara cepat seperti Covid-19. Karena itu, setiap peristiwa, respons, dan reaksi seringkali juga bersifat unprecedented . Baik itu pada level individual, komunitas yang paling kecil, sampai dengan negara bangsa. Organisasi dan korporasi juga dipaksa untuk dapat beradaptasi dengan tingkat ketidakpastian yang sangat tinggi. Pandemi telah memaksa kita semua untuk bersiasat secara cepat, tetapi sekaligus akurat. Pemerintah telah menunjukkan kecepatan bersikap yang ditandai dengan realokasi anggaran APBN untuk difokuskan pada penanganan dampak yang ditimbulkan dari pandemi, baik secara sosial maupun ekonomi. Anggaran sebesar kurang lebih Rp405 triliun digeser untuk keperluan tersebut. Perubahan cara dan pola pendidikan yang berfokus pada physical distancing telah memaksa sebagian besar aktivitas di ruang publik seperti sekolah dan perkantoran menjadi berkurang signifikan.

Upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada YPMS Darussalam adalah dengan menjadikan siswa sebagai peserta yang aktif. Di usia siswa yang masih muda tentu kehidupan mereka sepenuhnya hanya dengan melakukan kegiatan, menulis, belajar, berpertualang, menciptakan sesuatu hal baru, menyelesaikan suatu masalah, serta mendesain. Ketika berada di sekolah, jangan pernah menjadikan siswa sebagai peserta pasif di kelas. Karena hal tersebut dapat menurunkan minat dan mengurangi rasa keingintahuannya. Menggunakan metode belajar yang aktif dengan memberikan siswa tugas berupa simulasi penyelesaian suatu masalah untuk menumbuhkan motivasi dalam belajar. Jangan berikan jawaban apabila tugas tersebut dirasa sanggup dilakukan oleh siswa.

Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan sosialisasi serta role play dalam konteks mensosialisasikan bagaimana cara meningkatkan motivasi belajar pada diri peserta didik agar menjadi siswa/i yang kreatif dalam menghadapi pembelajaran di era pandemi covid-19. Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu: Tahapan Persiapan yaitu Mengunjungi YPMS Darussalam Kedaung Pamulang untuk mengajukan proposal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pembagian kerja (jobdesk) anggota kelompok PKM. Penyusunan bahan/materi yang akan dibawakan saat kegiatan PKM berlangsung. Kemudian untuk Tahapan Pelatihan yaitu Membawakan materi pelatihan (training) tentang bagaimana cara meningkatkan motivasi belajar pada diri peserta didik. Role Play, bagaimana mekanismen pembelajaran yang tepat agar menjadi siswa/i  yang kreatif dalam menghadapi pandemi covid-19. Ice Breaking (games), agar peserta pelatihan (siswa/i YPMS Darussalam) tidak mengantuk dan tidak bosan dalam mendengarkan paparan materi.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang telah kami lakukan ini pada dasarnya adalah berkat kerjasama berbagai pihak terkait sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan terukur, serta materi yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi peserta didik pada YPMS Darussalam. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari. Dan pada akhirnya, ilmu tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh peserta sendiri dan lingkungan di sekitarnya, khususnya lingkungan YPMS Darussalam Kedaung Pamulang.

Penulis : Ading Sunarto, S.E., M.M. (Dosen Universitas Pamulang Prodi Manajemen)