PKM 2021 UNPAM MENGABDI

Team PKM Dosen Teknik Industri Mengadakan Simulasi Optimasi Penggunaan Bahan Baku Deterjen Cair Di Desa Cijengkol, Sukabumi, Jawa Barat

Satubanten.com- Perencanaan produksi merupakan perencanaan tentang produk apa dan berapa yang akan diproduksi dalam satu periode yang akan datang.  Dalam penyusunan perencanaan produksi, hal yang perlu dipertimbangkan adalah optimasi produk sehingga akan dapat dicapai tingkat biaya yang paling rendah untuk pelaksanaan proses produksi tersebut. Dengan tercapainya biaya produksi yang rendah akan berimbas pada jumlah keuntungan maksimal yang bisa diperoleh.

Pada masa Pandemi Covid-19 saat ini, tentu menjadi periode yang cukup sulit terutama untuk sebagian besar Masyarakat Indosnesia. Berbagai tantangan terkait ekonomi masih melanda Masyarakat kita, yang tentu menuntut berbagai kalangan termasuk para Akademisi untuk turut mencari solusi atas permasalahan tersebut. Karena untuk menciptakan Masyarakat Mandiri butuh peran serta semua kalangan, mulai dari Masyarakat itu sendiri, pemerintah, pengusaha sampai Akademisi. Semua harus bersinergi, bahu membahu dalam membantu Masyarakat memecahkan persoalan-persoalan ekonomi pada masa Pandemi Covid-19. Salah satu solusinya adalah Masyarakat Desa saat ini harus memiliki produk lokal yang minimal bisa digunakan sendiri, bahkan mungkin bisa dipasarkan di wilayah sekitar. Dengan peran serta Karang Taruna yang aktif tentu hal ini bukan sesuatu yang mustahil, karena pada dasarnya Masyarakat Desa kita juga punya potensi untuk membuat dan mengembangkan produk secara mandiri.

Terkait dengan hal tersebut Team PKM Prodi Teknik Industri mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Optimalisasi Penggunaan Bahan Baku Pembuatan Produk Deterjen Cair Di RT 01 RW 05, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Sukabumi, Jawa Barat”. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari sejak hari minggu (14/03/2021) di Kantor Kelurahan Cijengkol, Kec. Caringin Sukabumi ini juga dihadiri oleh Camat Caringin Anwari S.Sos., M.M, Kepala Desa Cijengkol Haer Suhermasyah dan Karang Taruna Motekar. Sedangkan dari team PKM Dosen Teknik Industri Universitas Pamulang yaitu M. Yusuf ST. MT. selaku ketua, sedangkan untuk anggota team Ruspendi ST. MT. dan Fredy Dwi Ibnu Saputra, ST, MT.

Dalam Sambutannya Anwari S.Sos., M.M, mengatakan sangat mendukung kegiatan-kegiatan dalam upaya mengembangkan potensi masyarakat di masa sulit seperti sekarang ini. Pihaknya sangat senang dengan adanya peran serta pihak Akademisi dalam upaya membentuk Desa Mandiri di wilayah kecamatan Caringin. “Semoga PKM ini bermanfaat bagi warga Cijengkol dan dapat meningkatkan kreatifitas dalam berkarya dan berusaha” tuturnya. Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Cijengkol Haer Suhermasyah serta ketua Karang Taruna Motekar Desa Cijengkol Baban Subagya dalam sambutannya.

Yusuf S.T., M.T dalam pemaparan materinya menjelaskan tentang optimasi bahan baku, tujuan dan bagaimana membuat suatu simulasi dalam pembuatan produk deterjen cair dengan biaya minimal namun tetap berkualitas. “Optimasi penggunaan bahan baku sangat penting untuk menghasilkan produk deterjen cair dengan biaya yang rendah namun tetap berkualitas” tuturnya. “Dengan tercapaianya proses produksi dengan biaya rendah, tentu saja akan berdampak kepada keuntungan yang didapatkan bisa lebih maksimal” pungkasnya. Sedangkan Ruspendi ST. MT. menambakan bahwa Masyarakat Mandiri saat ini merupakan salah satu solusi terbaik, terutama untuk memberdayakan pemuda dan warga Desa sehingga tetap bisa produktif pada saat masa sulit.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diakhiri dengan diskusi, tanya jawab dan foto bersama antara karang taruna Motekar dengan Team PKM Dosen Teknik Industri Universitas Pamulang. (sbs05)

Sumber: satubanten.com