PKM 2021 UNPAM MENGABDI

PKM Dosen Prodi Manajemen, Unpam. Tema “Pelatihan Pembuatan Teh Sereh Dalam Memanfaatkan Waktu Luang Untuk Menambah Penghasilan”

Dalam masyarakat, kaum perempuan biasanya menjadi pihak yang tidak teruntungkan, kebanyakan menggantungkan hidup mereka pada kaum lelaki sebagai pemberi nafkah. Pemberdayaan perempuan kemudian menjadi sebuah investasi jangka panjang yang menguntungkan bagi semua orang terlebih bagi kaum perempuan dalam hal ini ibu-ibu yang menginginkan kemandirian dalam hal ekonomi terlebih dalam masa saat ini pandemic covid 19

Tentunya menjalankan setiap aktivitas  dirumah memiliki tantangan tersendiri terutama pemenuhan kebutuhan yang wajib dipenuhi, seperti sandang, pangan dan papan. Lalu bagaimana dengan mereka yang tidak seberuntung dalam hal pendapatan, mereka harus memutar otak demi memenuhi kebutuhan untuk keberlangsungan hidup keluarganya Oleh karena itu, demi kebaikan bersama ada baiknya kita semua menerapkan disiplin diri demi mencegah penyebaran dan dapat mengakhiri wabah covid-19 ini. Disiplin penting lainnya juga pada cara kita untuk mengatur keuangan rumah tangga

Majelis ta’lim yang tumbuh dan berkembang pesat dalam masyarakat bisa menjadi alternatif pusat pendidikan Islam jika memang dikelola secara baik. Majelis  ta’lim memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat, yakni antara lain Sebagai wadah untuk membina dan mengembangkan kehidupan beragama dalam rangka membentuk masyarakat yang bertakwa kepada Allah Swt, Sebagai taman rekreasi Ruhaniyyah karena penyelenggaraannya bersifat santai dan tidak mengikat, Sebagai wadah silaturohim yang menghidupkan syiar islam, dan sebagai Media penyampaian gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat islam

Dalam masyarakat, kaum perempuan biasanya menjadi pihak yang tidak teruntungkan, kebanyakan menggantungkan hidup mereka pada kaum lelaki sebagai pemberi nafkah. Apakah hal tersebut salah? Mungkin tidak, Tetapi mungkin juga benar. Sering kita menyaksikan atau mendengar, perempuan-perempuan yang kehilangan sandaran hidup dan lalu hidup terlunta-lunta dengan anak-anaknya. Suatu hal yang miris yang masih terjadi di masyarakat kita. Pertanyaannya kemudian, apa yang bisa kita lakukan? Perempuan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan cenderung lebih mandiri, kuat, dan lebih berhasil dalam menjalankan peran dan fungsinya dalam keluarga, masyarakat, dan bahkan dalam perkembangan sebuah bangsa (Khayati 19:2008). Pemberdayaan perempuan kemudian menjadi sebuah investasi jangka panjang yang menguntungkan bagi semua orang terlebih bagi kaum perempuan dalam hal ini ibu-ibu yang menginginkan kemandirian dalam hal ekonomi

Atas dasar hal ini lah Universitas pamulang melakukan kegiatan tridharma perguruan tinggi yaitu pada pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk

  1. Membantu memberikan pelatihan tentang pembuatan teh sereh. Bekerja dan berusaha mencari uang lewat rumah baik itu melalui sektor formal maupun informal memiliki tingkat kesulitan tersendiri oleh karena itu, perlu perlu dibuat pelatihan pembuatan teh sereh sehingga ibu-ibu majelis taklim memiliki bekal keterampilan untuk memulai usahanya.
  2. Membantu memberikan membantu memberikan pelatihan tentang cara memanfaatkan waktu dengan baik sehingga ibu-ibu majelis taklim dapat menambah penghasilannya; Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan waktu sehingga ibu-ibu majelis taklim dapat memanfaatkan waktu dengan baik, dengan materi yang diberikan diharapkan ibu- ibu majelis taklim memiliki sudut pandang dan wawasan baru perihal abagimana mereka memanfaatkan watu dan mengatur waktunya dengan baik
  3. Membantu memberikan pelatihan bagaimana memanfaatkan dunia digital dalam mengambangkan usaha ibu-ibu majelis taklim

Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 – 21 maret 2021, di jalan mawar 3 RT 004 RW 005 bintaro pesanggrahan Jakarta selatan yang dihadiri oleh bapak asnawi selaku ketua RT 004, ibu – ibu warga Rw 005 dan bapak-ibu dosen universitas pamulang Tangerang selatan. Acara dibuka oleh ketua pelaksana Pengabdian masyarakat universitas pamulang ibu Rissa Hanny, S.Psi., S.Pd., M.M kemudian sambutan dari bapak RT lalu acara dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan Teh sereh dalam memanfaatkan waktu luang untuk menambah penghasilan ibu-ibu warga RW 005.

Kemudian dilanjutkan dengan materi – materi yang bermanfaat untuk bekal membuat usaha dengan memanfaatkan waktu luang

Warga terlihat antusias terlihat dari ketika bapak Abdul Rahman Safiih, S.E., M.M menjelaskan tentang materi pembahasan dilanjutkan dengan ibu Cornelia Dumarya Manik, S.E., M.M selaku pemateri kedua menjelaskan tentang teknik pembuatan sereh acara tersebut bertambah meriah karena ada paparan materi pengemasan produk yang dipaparkan oleh ibu Santi Octavianti, S.Hut., M.M. kemudian ditutup dengan materi cara memasarkan produk dengan cara digital marketing oleh bapak Arif Surahman,  S.E., M.S.M

Gambar 2: Suasana Saat PKM Berlangsung

Harapan dari sebuah kegiatan ini adalah bekal keterampilan pembuatan teh sereh untuk memulai usahanya. Kemudian bagaimana cara memanfaatkan waktu dengan baik sehingga ibu-ibu majelis taklim dapat menambah penghasilannya. Dan cara memanfaatkan dunia digital dalam mengambangkan usaha ibu-ibu majelis taklim. Ilmu dan Pengetahuan tentang   strategi dan jaringan  pemasaran serta manajemen usaha yang baik dalam mengembangkan usahanya lebih lanjut.

Penulis: Abdul Rahman Safiih, S.E., M.M. (Dosen Prodi Manajemen S-1, Universitas Pamulang)