PKM 2020 UNPAM MENGABDI

Pengabdian kepada Masyarakat “Bagaimana Meningkatkan Kewirausahaan Bagi Generasi Milineal Di Tengah Pandemi Covid-19 Pada Siswa SMK Di Pondok Pesantren AL-Manar Cibeuteung Udik, Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor”

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Dosen, namun dalam menjalankan tugas tentu berbagimacam hambatan dan tantangan yang dihadapi dan apalagi kondisi pandemi covid-19 tetapi tidak menyurutkan semangat dan harapan yang begitu besar. Para dosen menggunakan standar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor. Pada tanggal 13 Oktober 2020 Tim PKM Prodi Manajemen Universitas Pamulang yang diketuai oleh Jakariah, S.E, M.M yang beranggotakan Bapak Sirajuddin, S.Pd., M.Pd., Bapak Dr. Thamrin, S.T., M.Pd., Bapak Robby Kharisma dan Ibu Dewi Nari Ratih Permada, S.E,. M.M. Telah melaksanakan PKM pada Siswa MA di Pondok Pesantren Al-Manar Cibeuteung Udik Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. PKM ini dengan tema “Menumbuhkembangkan Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK di Pondok Pesantren Al-Manar Cibeuteung Udik Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor”. Kegiatan PKM ini merupakan pelaksanaan Kegiatan PKM Semester Genap Tahun Ajaran 2019/2020.

Kehadiran Kelompok PKM diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMK Bapak ahmad Jalal, S.Pd. mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan PKM seperti ini dan semoga kegitan semacam ini dapat menambah ilmu pengetahuan para siswa-siswi SMK di Pondok Pesantren Al-Manar, mengingat semangat siswa di rumah (Home) sudah menurun tentu dengan adanya kegiatan PKM memberikan motivasi, semangat dan harapan besar.

Untitledm

Gambar 2: Materi Disampaikan oleh Ibu Dewi Nari Ratih Permada, S.E. M.M.

Pada kesempatan ini masing-masing anggota memberikan pemahaman terkait tema yang diangkat. Seperti Ibu Dewi Nari Ratih Permada, S.E. M.M. bagaiman menjadi usahawan yang handal dalam melihat peluang sekecil sakalipun dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya seperti yang saya lakukan di depan kalian dengan cara memasak singkong dan sekaligus saya coba praktekan dengan cara memasak singkong lalu di campur santan panda, tepung maizena sehingga menjadi singkong thailand. Artinya bahwa barang yang ada di sekitar kita itu bisa bernilai ketika dimanfaatkan atau di kelolah dengan baik. Begitulah cara saya yang dapat kalian tiru karena memang ilmu itu harus dibagi supaya bisa dimanfaatkan oleh kalian maupun orang ain.

Pada kesempatan ini masing-masing anggota memberikan pemahaman terkait tema yang diangkat. Seperti Bapak Jakariah, S.E. M.M. mengatakan jika kalian mau berwirausaha tentu harus kreatif dan mau berusaha serta kerja keras dalam mencari kesuksesan. Karena kesuksesan itu harus dijemput bukan hanya ditunggu. Makanya tergantung daripada diri kalian mau gagal atau mau sukses Cuma soal waktu saja yang menjawabnya.

Untitledeee

Gambar 3: Pemateri Disampaikan Bapak Robby Kharisma, S.Pd.I, M.Pd.

Bapak Robby Kharisma, S.Pd.I, M.Pd. memberikan meteri tentang bagaimana memulai berwirasuha dan memiliki kepercayaan diri terhadap keputusan yang diambil. Salah satunya adalah bagaimana memberikan gambaran tentang menjadi seorang staf perusahaan dan penjualan sayur menggunakan gerobak. Ketika siswa-siswi disuruh memilih bahwa siapa yang menjadi bos dan siswa banyak yang memilih staf perusahaan ketimbang penjualan sayur. Pada hal  menjadi staf belum tentu menjadi bos tetapi kalau menjadi tukang sayur sudah pasti bos karena dia sendiri yang mengendalikan usahanya. Selain itu ada lagi Pakerja seni dan staf persuahaan dan kalian memilih yang mana dan lagi-lagi siswa memilih staf perusahaan  dan dibandingkan pekerja seni karena yang mereka tahu itu menjadi staf perusahaan  itu seperti bos karena dari segi penampilannya sangat meyakinkan  berbeda dengan pekerja seni itu, caba ditekuni pekerja seni bisa menghasilkan karya dan bisa menjual kemana-mana dan tentu ada nilainya.

Selanjutnya Pak Sirajudin S.Pd., M.Pd. Mengatakan bahwa kalian ada aset bangsa yang harus dirawat dan dijaga oleh karena itu tugas kalian adalah belajar dan belajar  karena di kelas ini adalah tempatnya untuk berproses,  Kalian mempunyai cita-cita yang tinggi tetapi cita-cita itu harus diperjuangkan. Tidak ada proses/usaha yang menghianati hasilnya.

Sebagai penutup kegiatan PKM, Bapak Dr. Thamrin, S.T., M.Pd. memberikan nasehat untuk tetap fokus belajar dirumah meski sedang mewabahnya Covid-19. Corona ini jangan sampai menghambat proses belajar dirumah, dan sebisa mungkin harus tetap produktif selama dirumah. Dan diakhir acara ditutup dengan pembacaan do’a oleh Bapak Jakariah, S.E., M.M. semoga kita semua selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Penulis: Sirajuddin, S.Pd. M.Pd. (Dosen Prodi Manajemen, Universitas Pamulang)

Sumber : manajemen.unpam.ac.id