PKM 2020 UNPAM MENGABDI

PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING PERUMAHAN BUMI INDAH RT 02. RW 06 KEL. KUTA JAYA KEC. PASAR KEMIS

Pada Hari Sabtu dan Minggu tanggal 12 dan 13 Desember 2020, telah dilaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang. PKM berjudul, Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Perumahan Bumi Indah RT 02. RW 06 Kel. Kuta Jaya Kec. Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kegiatan PKM ini diketuai langsung oleh Bapak Edi Suprapto, S.T., M.T Universitas Pamulang. Untuk pemateri oleh Ibu Rully Nur , S.T, M.M, Bapak Heri Muryanto, S.T., M.T dan Bapak Hari Sudirdjo S.T., M.T Disamping dosen juga melibatkan tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri Hari Luthfi Afrian, Aditya Guna Damarjati, Andre Kusuma.

Pemberdayaan dan peningkatan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, dengan memberdayakan masyarakat. Memberdayakan  Bpk dan Ibu di Perumahan Bumi Indah  RT. 02/ RW. 06, Kel. Kuta Jaya, Kec. Pasar Kemis melalui pelatihan dan pendampingan produksi sabun cuci piring. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang mampu mengandalkan kekuatannya sendiri. Tujuan dan target spesifik yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah warga tertarik dan termotivasi untuk berwirausaha, membentuk kelompok anggota wirausahan yang menjadi mandiri secara ekonomi dengan memproduksi sabun cuci piring, serta merealisasikan warga lebih kuat, lebih produktif, kreatif, dan responsif. Untuk mencapai tujuan ini, tim pengabdian masyarakat Program Studi Teknik Industri telah memberikan konseling, pelatihan dan bantuan warga dalam memproduksi sabun cuci piring. warga diberikan pengetahuan tentang pengusaha dan peluang bisnis berbasis rumah, serta prinsip-prinsip dasar produksi. warga juga diberikan pelatihan tentang cara membuat sabun cuci piring, serta pengemasan produk dan teknik pemasaran

Dengan adanya covid-19 maka berdampak terhadap penghasilan yang pada rumah tangga, sehingga memaksa para keluarga khususnya orang tua untuk dapat menghemat pengeluaran dan juga jika ada kesempatan dalam menambah penghasilan maka hal tersebut sangat baik, karena dengan lebih kreatif maka dapat meningkatkan penghasilan keluarga.

Fokus dari kegiatan PKM adalah membuat sabun cuci piring yang dapat digunakan baik secara mandiri maupun dapat diperjual belikan. Hal ini adalah salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan dimana bahan dasar untuk membuat bahan cuci piring tersebut mudah dicari dan dibeli di toko kimia, bahan-bahan tersebut adalah SLS, sodium sulfat, STPP, soda abu, CMC, texapon, compeland, sodium khlorida, foam boaster, fixatif, asam sitrat, parfum, pewarna, EDTA, supersoft, metanol, aquades, dan bahan pendukung lainnya seperti baskom kecil, pengaduk kayu, sendok, gelas ukur, masker, sarung tangan, kain lap, timbangan, wadah plastik kecil, wadah plastik besar, ayakan, corong, botol plastik, plastik kemasan, sealer plastik, label.

Pada kegiatan PKM dihadiri oleh warga di RT tersebut dan mempraktekkan cara dalam pemakaian proses pencampuran bahan dan kuantiti dari bahan-bahan tersebut. Setelah melakukan penyuluhan, diskusi dan simulasi tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pamulang memberikan sabun cuci buatan tersebut kepada Perumahan Bumi Indah RT 02. RW 06 Kel. Kuta Jaya Kec. Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang agar sabun cuci buatan tersebut bisa langsung dipakai atau digunakan untuk keperluan rumah tangga dan bisa dipraktekan sendiri untuk dijual.

Dengan adanya workshop Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Perumahan Bumi Indah RT 02. RW 06 Kel. Kuta Jaya Kec. Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kami dari tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarkat) mengucapkan terima kasih kepada bpk dan ibu yang telah hadir dan turut serta menyukseskan acara hingga selesai dengan baik.

Sumber : industri.unpam.ac.id