KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2020

Press Release PKM Dosen “Penerapan Whatsapp Marketing Pada Warga Taman Tuna Netra Yayasan Raudlatul Makfufin Buaran, Serpong, Tangerang Selatan.”

“Mata adalah jendela dunia, untuk bisa melihat keindahan yang telah Tuhan lukiskan di muka bumi ini. Ketika satu jendela tertutup maka satu jendela lain terbuka”.

Tak bisa di pungkiri kemajuan teknologi membawa semua orang masuk ke era digital, bahkan bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus pada penglihatannya atau tunanetra. Dalam lima tahun terakhir banyak diciptakan alat-alat yang dapat membantu tunanetra untuk lebih “melek” teknologi.

Keterbatasan penglihatan tak menghalangi para penyandang tunanetra di Panti Tuna Netra Yayasan Raudlatul Makfufin Buaran, Serpong untuk ikut ramainya media sosial. Bagaimanakah cara mereka facebook-an? WhatsApp-an? Dan aplikasi lainnya?.

Yayasan Raudlatul Makfufin (Taman Tunanetra) yang terletak di Kampung Jati, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan adalah lembaga khusus Tunanetra. Didirikan oleh Raden Halim Shaleh pada tanggal 26 Nopember 1983. Sesuai dengan namanya, Yayasan Raudlatul Makfufin mempunyai spesialisasi dan prioritas pengajaran agama Islam kepada Tunanetra Muslim seluruh Indonesia. Hal ini erat kaitannya dengan Raden Halim Shaleh sebagai seorang pendidik di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang prihatin dengan kondisi tunanetra pada minimnya sarana belajar bagi kaum tunanetra, padahal kewajiban ibadah bukan hanya berlaku bagi orang yang sempurna tapi juga mereka yang cacat, sedang sarana pendukungnya sangat minim.

Visi Yayasan Raudlatul Makfufin : Visi Yayasan sebagai wahana pembinaan Aqidah Islamiyah bagi warga dan keluarga tunanetra untuk mencapai kesejahteraan lahir batin, duniawi maupun uhkrowi.

Dalam hal pemenuhan  misi dari yayasan yang salah satunya adalah Mengusahakan tumbuhnya nilai-nilai sosial ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya, warga dan keluarga turnanetra khususnya.dan Meningkatkan kualitas sumberdaya turnanetra berbasis ilmu pengetahuan dan tekhnologi.

siar2

Kami dari Tim Program Pengabdian Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang (UNPAM) yang berjumlah 5 dosen yang terdiri dari Taslim Syahputra, SIA, M. Ak selaku ketua pelaksanaan PKM, Heri Iswanto, S.kom, M.M, Siarwi, SE.,M.M, Anis Syamsu Rizal, S.Pd.I., M.Pd., Haryono, S.H., M.M., M.H., serta beberapa mahasiswa terpanggil untuk ikut serta membantu mencapai misi dari yayasan dengan memberikan materi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam tujuan Meningkatkan kualitas sumberdaya turnanetra berbasis ilmu pengetahuan dan tekhnologi., dan  memberikan manfaat nyata baik secara langsung atau tidak langsung.

5 tahun belakangan, beberapa teknologi bermunculan terlebih untuk membantu mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan atau tunanetra.

  1. Finger Reader dengan Sistem RFID
  2. Kamera OrCam Eyewear
  3. Aplikasi Be My Eyes
  4. FingerReader
  5. eyeMITRA

Itulah daftar inovasi teknologi yang dicetuskan selama lima tahun terakhir untuk membantu orang dengan keterbatasan penglihatan dapat melakukan aktivitas layaknya orang dengan penglihatan normal. Mari berharap, teknologi-teknologi seperti ini akan terus berkembang nantinya, sehingga dapat membantu tunanetra lebih “melek” terhadap teknologi.

Bila kita memikirkan sosial media, nama-nama seperti Facebook dan Twitter mungkin segera muncul dalam pikiran kita. Tapi bagaimana dengan aplikasi messenger? Menurut Business Insider, messenger juga termasuk sosial media dalam hal pengguna. Dan aplikasi messenger semakin banyak digunakan untuk pemasaran, dengan memanfaatkan keberadaan marketplace yang saat ini sudah cukup banyak.

Yang terdepan dalam aplikasi sosial media messenger di sebagian besar dunia adalah WhatsApp, Apa Kabar) dengan 1,2 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Penetrasi pasar semacam itu tidak bisa diabaikan. Tapi bagaimana kita bisa secara efektif menggunakan WhatsApp untuk marketing? Itulah salah satu isi materi PKM kali ini, dan respon mereka sangat positif, dan berharap kedepan akan ada keberlanjutan dari kegiatan PKM ini.

Sebagai manusia yang dianugerahi fisik sempurna, sepatutnya kita bersyukur bisa menikmati indahnya dunia, mari kita bantu mewujudkan mimpi-mimpi mereka.

Penulis: Siarwi, SE.,M.M

Sumber : akuntansi.unpam.ac.id