PKM 2020 UNPAM MENGABDI

Dosen Prodi Sekretari D3 Unpam Gelar Pelatihan Menjadi Pemimpin Yang Kreatif Dan Inovatif Kepada Pengurus Yayasan Darul Furqon Bogor

Kepemimpinan merupkan suatu keterampilan yang menjadi kemampuan seseorang bagaimana ia mampu untuk membimbing orang lain agar tercapai tujuan yang diharapkan bersama dalam suatu organisasi. Setiap orang pada umumnya memiliki kemampuan mempimpin, bahkan ada yang sudah melekat sejak lahir sehingga di dalam suatu organisasi ia sangat cakap dalam menggerakkan dan mengarahkan timnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Pentingnya pemahaman mengenai kepemimpinan menggerakkan Dosen Prodi D-3 Sekretari Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Yayasan Darul Furqon Ramadhan Bogor Kampung Bulak Segar RT 002/07 Desa Cibandung Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. PKM ini dilakukan selain karena merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh dosen namun PKM inipun bertujuan untuk memberikan semangat kepada pengurus di Yayasan Darul Furqon bagaimana mengembangkan kepemimpinan di dalam dirinya agar mampu menjadi seorang pemimpin yang kreatif dan inovatif sehingga visi dan misi dari Yayasan Darul Furqon ini dapat tercapai sesuai dengan harapan para pengurus.

Kegiatan PKM ini bertemakan “Pelatihan Peningkatan Dasar Kepemimpinan Untuk Membentuk Jiwa Kepemimpinan Yang Kreatif dan Inovatif Pada Pengurus Yayasan Darul Furqon”, dengan dipandu oleh Ibu Annie Rufeidah, S.Pd., M.Pd selaku Pembawa Acara. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari para peserta yang terdiri dari para pengurus Yayasan Darul Furqon, meskipun PKM ini dilaksanakan pada masa Pandemi Covid-19, para dosen tetap semangat memberikan materi kepemimpinan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah. Selain kegiatan PKM, Dosen D-3 Prodi Sekretari Universitas Pamulang juga melakukan bakti sosial dengan memberikan bantuan paket sembako dan santunan kepada para Santri dan warga sekitar Yayasan, hal ini mendapatkan sambutan yang baik dari pihak Yayasan yang dipimpin oleh Bapak Zaki Zainal Arifin S.S., M.Pd sebagai ketua Yayasan Darul Furqon, dalam sambutannya Bapak Zaki mengucapkan terima kasih atas kehadiran para dosen D-3 Sekretari Universitas Pamulang karena telah meluangkan waktunya untuk memberikan materi mengenai kepemimpinan yang saat ini dibutuhkan oleh seluruh pengurus Yayasan sekaligus telah memberikan santunan kepada para santri serta bantuan sembako untuk warga sekitar. “Dalam kondisi pandemi saat ini, kami bersyukur kepada Allah atas kehadiran para dosen D-3 Sekretari Universitas Pamulang yang dengan ikhlas membagi ilmunya sekaligus memberikan bantuan dan santunan yang tidak pernah terpikir sebelumnya oleh kami, semoga hal ini memberikan keberkahan untuk kita semua.” Ungkapnya.     

Pada tema PKM kali ini, Ibu Rahmayanti, S.E., M.M. sebagai ketua PKM sekaligus narasumber mengatakan bahwa “Jika kita ingin memimpin orang lain maka kita harus terlebih dahulu mampu untuk memimpin diri sendiri, karena memimpin bukan hanya memerintah orang lain namun menjadi seorang pemimpin harus dapat memastikan orang-orang yang dipimpinnya juga berkembang dan meningkatkan kualitas potensi yang dimilikinya, maka kepemimpinan dapat dikatakan sukses apabila berhasil membentuk orang lain untuk menjadi apa yang ingin dicapainya sesuai dengan potensi yang dimilikinya”. Ungkapnya kepada visone.(07/06/2020)

Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan dalam sebuah organisasi untuk mencapai tujuan, antara lain tergantung pada kepemimpinan yang efektif, berdasarkan sumber referensi dan implementasi di lapangan bahwa efektivitas seorang pemimpin ditentukan oleh beberapa hal yaitu tanggungjawab dalam mengambil segala resiko, memiliki komitmen dan keyakinan yang tinggi, mampu memilih gaya kepemimpinan, mampu berpikir dan bertindak secara holistic, mampu berfikir kreatif dan inovatif.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kreatif adalah kemampuan untuk menciptakan atau daya cipta, kreativitas juga dapat bermakna sebagai kreasi terbaru dan orisinil yang tercipta, sebab kreativitas suatu proses mental yang unik untuk menghasilkan sesuatu yang baru, berbeda dan orisinil, sedangkan inovatif adalah memperkenalkan suatu yang baru.

“Pada era digitalisasi saat ini, seorang pemimpin harus meningkatkan kualitasnya dalam hal berfikir dan bertindak secara aktif, kreatif, dan inovatif, bagaimana seorang pemimpin harus dapat memberikan ide-ide terbaiknya yang kemudian disampaikan kepada seluruh tim di dalam organisasinya agar dapat dilaksanakan dengan baik untuk pencapaian tujuan organisasi. Pada  prakteknya seringkali pemimpin mengalami banyak kendala atau hambatan, ini sesuatu yang lumrah, namun seorang pemimpin yang bertanggungjawab tidak akan pernah patah semangat dalam menghadapi hal ini, justru menjadikannya sebagai suatu tantangan yang harus dipecahkan dan diselesaikan agar tujuan organisasi ini dapat tercapai sesuai dengan harapan yang telah ditetapkan bersama.” Tambahnya

“Kepemimpinan merupakan anugerah yang telah diberikan Tuhan kepada manusia, namun seringkali banyak orang yang tidak melihatnya demikian, jika mereka diberikan amanah untuk pemimpin, ada sebagian menggunakan kekuasaan atau kekuatannya untuk bersikap tidak adil bahkan melawan integritas yang ada di dalam dirinya, pada akhirnya dapat membahayakan dirinya bahkan membahayakan orang-orang yang dipimpinannya. Hal inilah yang perlu dipahami oleh banyak orang mengenai arti sesungguhnya menjadi seorang pemimpin, amanah besar yang harus dilaksanakan secara tepat dan menjalankannya dengan penuh semangat dan bahagia karena ada keberkahan didalamnya, jika kita mampu memimpin dengan penuh tangguhjawab maka kebaikan dari hasil kepemimpinannya akan kembali kepada dirinya sendiri”. Pungkasnya.

 Kegiatan PKM ini memberikan semangat baru bagi para dosen sekaligus pengurus Yayasan Darul Furqon. Antusias semua pihak yang hadir dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun saat ini kita sedang menghadapi Pandemi Covid-19 bukan berarti kreativitas kita terhambat, justru dengan adanya pandemi ini, kita dapat memaksimalkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam melakukan aktivitas secara online melalui media komunikasi, era digitalisasi membuat kita tetap dapat terhubung dengan orang lain meskipun tidak tatap muka langsung. Tidak ada suatu hal yang membahagiakan bagi para Dosen D-3 Sekretari Universitas Pamulang apabila apa yang kami sampaikan melalui proses belajar mengajar memberikan manfaat yang berarti bagi semua orang. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan Universitas Pamulang, visi, misi dan kegiatan kemitraan dengan masyarakat sehingga Universitas mendapatkan sasaran untuk menjalin kerjasama yang baik untuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat maupun kegiatan Penelitian. Di akhir kegiatan PKM, ditutup dengan adanya sesi foto bersama dan ramah tamah bersama dengan Ketua Yayasan, Pengurus Yayasan, santri, warga sekitar, dan Dosen D-3 Sekretari Universitas Pamulang.

Sumber : visione.co.id