OPINI OPINI 2020

Cara Bertahan Hidup di Masa Pandemi Covid-19

Penyebaran Covid-19 yang bersifat luar biasa dengan ditandai jumlah kasus dan/atau jumlah kematian telah meningkat dan meluas lintas wilayah dan lintas negara dan berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kesejahteraan masyarakat di Indonesia, maka Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020, tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Dengan adanya Pandemi Covid-19 banyak yang terkena dampaknya baik di segi ekonomi, politik, budaya, pariwisata, hukum dan sosial. Sekarang ini hampir di seluruh negara mengalami penurunan ekonomi yang cukup tajam, dan ini bisa berdampak kepada kesejahteraan rakyat di setiap negaranya. Indonesia per tanggal 1 Mei 2020 sudah mengalami kerugian US$ 9 Triliun (Warta Ekonomi). Belum lagi dengan hutang yang masih harus dilunasi oleh negara maupun rakyatnya. Sekarang ini ekonomi lebih parah dibanding pada masa krisis tahun 1998. Untuk bertahan hidup masyarakat sebaiknya harus saling bergotong royong dan memberikan sebagian hartanya untuk yang membutuhkan.

Ada beberapa cara yang bisa dan harus dilakukan untuk semua umat manusia baik di masa Pandemi Covid-19 maupun setelahnya, diantaranya sebagai berikut:
1. Berdoa
Biasanya manusia berusaha baru berdoa, kalau menurut saya ini seperti orang sudah pasrah, tetapi sebaiknya berdoa terlebih dahulu baru berusaha. Supaya semua kegiatan yang dilakukan bernilai ibadah dan sesuai dengan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.

2. Motivasi Diri
Dalam Quran Surat An-Najm ayat 31 bahwa “Supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik.”
Quran Surat Al-Anbiya ayat 35 bahwa “Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”
Dilihat dari ayat tersebut bahwa sebenarnya manusia hanya hidup sementara di dunia ini untuk terus melakukan amal soleh yang akan dipanennya di kehidupan yang kekal yaitu akhirat.

3. Ikhtiar/Berusaha
Manusia sudah ditakdirkan rezekinya dan bisa dirubah sesuai dengan usahanya. Seperti yang sudah dijelaskan dalam Quran Surat Ath Thalaq ayat 2 – 3 “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnua Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Alllah telah mengadakan ketentuan bagi tiang-tiap sesuatu.”

4. Silaturahmi
Silaturahmi merupakan salah satu jalan untuk memperbanyak rezeki dan saudara, memiliki banyak relasi yang bisa membantu baik di dunia dan akhirat merupakan rezeki yang tak terhingga. Untuk itu, terus berusaha menjadi pribadi yang menyenangkan dan saling membantu kepada sesama.

5. Sedekah
Dalam ayat suci Al Quran dijelaskan bahwa sebagian harta yang telah kita dapatkan dari Allah SWT ada bagian milik orang lain “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian” (QS Adz Dzariyat :19)
Para pemilik harta mempunyai tanggungjawab moral untuk mengingat kepada sesama dengan memberikan bantuan dari harta yang dimilikinya. “… Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. (QS At Taubah: 34)
Insya Allah dengan saling berbagi maka akan Allah ganti dengan yang lebih baik lagi dan rezeki yang berlipat-lipat sebagaimana dalam Quran Surat Saba ayat 29:“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan (infakkan), Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang sebaik-baiknya.”

6. Ikhlas
Allah SWT pasti akan mengabulkan semua doa hamba Nya “Dan apabila hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al Baqarah: 186).

Itu diantaranya cara bertahan hidup di masa Pandemi COVID-19 dan setelah pandemi, supaya hidup lebih terarah dan menjadi manusia yang memberikan Rahmat bagi seluruh alam semesta serta sukdses dunia dan akhirat.

Oleh: Syarifah Ida Farida, S.E., M.M. Dosen Tetap Universitas Pamulang

Sumber : rakyatmerdekanews.com