OPINI OPINI 2020

Sisi Baik dan Buruk Kebijakan Pemerintah Dimasa Pandemi Covid19

Darmadi, S.E., M.M.
Dosen Universitas Pamulang

Media Kontroversi – Idul Fitri tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Demi kebaikan bersama dan saling menjaga kesehatan bersama para perantau yang di jabodetabek pasrah untuk tidak mudik kekampung halaman. Ramai kedatangan pemudik yang biasa kita lihat di desa saat hari raya, tahun ini nampak sepi. Dari sisi ekonomi, perputaran uang didesa- desa yang biasa terjadi tiap tahun , saat ini nampak jauh lebih lesu. Kita sama-sama tahu bagaimana nasib para pengusaha dan awak bus pariwisata maupun bus antar kota antar propinsi.

Momen lebaran ini biasanya menjadi ladang rizki mereka tapi karena pandemi ini memaksa mereka untuk mengurangi aktivitas jasanya. Tapi di sisi lain, tidak mudiknya para perantau kekampung halaman justru menambah berkah sendiri untuk para pedagang pasar di kota seperti pedagang daging, pedagang kelapa parut serta pedagang kulit ketupat. Pedagang mengaku omset mereka tahun ini meningkat hingga 2X lipat dibanding lebaran tahun lalu.

Para pengemudi ojek online yang sempat mengeluh karena salah satu fitur aplikasi yang untuk membawa penumpang dinonaktifkan oleh perusahaan dampak kebijakan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Skala Besar pada akhirnya juga mendapatkan keberkahan tambahan penghasilan di fitur aplikasi belanja food dan mengantar paket.

Dimasa Pembatasan Sosial Skala Besar customer banyak yang memakai dan memanfaatkan kedua fitur pemesanan food dan kirim paket di aplikasi ini. Tentu ini menjadi berkah tersendiri dimasa pandemi bagi para pengemudi ojek online.
Sebagai insan yang beragama, tentu doa lah salah satu penguat kesabaran kita.

Semoga wabah ini berlalu, Covid19 pergi dari bumi ini. Mudah-mudahan kita bisa beraktivitas normal kembali walau dengan tatanan kehidupan yang baru (new normal).

Sumber : mediakontroversi.co.id