OPINI OPINI 2020

DILEMATIS GADGET UNTUK TUMBUH KEMBANG ANAK

Di era modern dan canggih seperti saat ini, tidak sedikit orangtua merasakan dilema terhadap penggunaan gadget untuk anak. Apalagi anak – anak kini bisa dengan sangat mudah mendapatkan permainan tanpa harus orangtua membelinya terlebih dahulu. Cukup dengan Gadget, orangtua dapat memberikan hiburan kepada anaknya dengan praktis.

Mendengar kata Gadget, biasanya akan terbesit hal-hal yang negatif atau kurang baik apalagi berhubungan dengan anak, seperti ketakutan kecanduan bermain gadget atau dikhawatirkan dapat mengakses konten – konten yang dapat merusak pola pikir anak. Namun, jika digunakan dengan bijak, gadget bahkan dapat menstimulasi tumbuh kembang anak.

Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “ kebaruan” Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Walau dapat memberi banyak keuntungan bagi pemakainya, apabila tidak digunakan dengan bijak, maka gedget dapat memberikan kerugian. Salah satu contohnya pengguna tidak memiliki kemampuan untuk hidup mandiri. Kemudahan akses internet lewat gadget juga membuat kita semakin mudah mendapatkan informasi yang diinginkan.

Disinilah peran orangtua sangat diperlukan, terhadap pengenalan gadget kepada anak-anak mereka. Pengenalan dan pemakaian gadget harus sesuai dengan usia tumbuh kembang anak, seberapa jauh anak membutuhkan gedget, orangtua harus paham betul mengenai kebutuhan anak tersebut. Misal, jika anak berusia 5 tahun kebawah pemberian gadget baiknya hanya berupa pengenalan-pengenalan warna, bentuk dan lain sebagainya, namun orangtua pun harus membatasi durasi dalam penggunaan gadget.

Fungsi orangtua adalah menjelaskan dan membantu anak untuk mengaitkan antara apa yang terlihat di gadget dengan kehidupan di dunia nyata. Di usia ini peran orangtua lah yang sangat penting. Perlu di pahami oleh para orangtua dalam penggunaan gadget hanya sebagai sarana edukasi terhadap anak.

Dampak positif lainnya adalah gadget akan membantu anak dalam mencari berbagai informasi (untuk anak yang sudah masuk usia sekolah) sehingga wawasan anak dapat bertambah luas. Apalagi anak-anak sekolah sekarang di tuntut untuk mengerjakan tugas melalui internet. Tentunya, orangtua harus tetap mendampingi anak karena peran orangtua lebih dominan.

Namun, bagaimana jika penggunaan gadget yang berlebihan? Dalam hal ini orangtua harus mampu bersikap tegas untuk penggunaan gadget yang berlebihan. Karena dengan penggunaan yang berlebihan akan muncul dampak negatif. Yang pertama, dapat mengakibatkan tumbuh kembang fisik menjadi lambat karena penggunaan gadget pada anak, juga membatasi gerak fisiknya. Yang kedua, anak akan mengalami kurangnya istirahat atau waktu tidurnya.

Penggunaan gadget tanpa pengawasan orangtua akan membuat anak kurang beristirahat atau tidur, sedangkan anak butuh istirahat atau tidur dengan cukup agar otaknya dapat berfungsi dengan baik. Lalu, dampak negatif lainnya adalah dapat menurunkan kemampuan interaksi sosial, anak yang menghabiskan waktu terlalu banyak dengan teknologi akan berakibat mengganggu keterampilan komunikasi karena kurangnya berinteraksi, anak akan cenderung lebih senang menyendiri. Dan anak yang sudah kecanduan bermain gadget akan menjadi kurang tertarik bermain di alam terbuka, hal ini di karenakan anak terbiasa menatap layar gadget.
Dalam situasi seperti ini peran orangtua sangat dibutuhkan tentang penggunaan gadget secara bijak terhadap anak, karena di era serba digital ini tidak mungkin rasanya menghindarkan gadget dari anak.

Jangan sampai niat baik orangtua untuk mengenalkan teknologi pada anak, justru berbalik membuat anak kecanduan terhadap gadget yang dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Terapkan batasan waktu dan program apa saja yang boleh dilihat oleh anak. Agar anak mematuhi peraturan, orangtua harus selalu menginformasikan tentang resiko atau dampak buruk dari penggunaan gadget yang berlebihan. Anak harus memahami bahwa menggunakan gadget berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan dan kurangnya waktu bersama keluarga.

Dalam penjelasan diatas,keputusan untuk mengenalkan gadget ada ditangan para orangtua, apakah orangtua akan mengenalkan gadget kepada anak sejak dini atau membiarkan anak tumbuh berkembang sesuai dengan usianya tanpa mengenalkan gadget sejak dini?** (Laura Komala)

Oleh : Laura Komala
Dosen Program Studi Manajemen S-1
Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Sumber : mediakontroversi.co.id