OPINI OPINI 2020

Tetap Sehat Saat Hamil di Tengah Pandemi Covid-19

INFEKSI virus Corona pada ibu hamil tidak hanya bisa menyebabkan gejala yang berat pada ibu hamil, tapi juga berisiko membahayakan bayi yang dikandungnya. Oleh karena itu, tindakan pencegahan perlu dilakukan agar ibu hamil tidak mudah tertular virus Corona.
Para ahli masih mempelajari pengaruh COVID-19 atau infeksi virus Corona pada ibu hamil. Namun, perubahan sistem imun yang terjadi pada kehamilan dapat membuat ibu hamil lebih rentan terkena infeksi virus Corona dan lebih berisiko mengalami gejala penyakit yang berat dan fatal.
Selain itu, demam tinggi yang terjadi akibat COVID-19 di trimester pertama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat lahir pada anak.
Cara Mencegah Infeksi Virus Corona pada Ibu Hamil
Sistem imun yang menurun selama kehamilan menyebabkan ibu hamil harus lebih waspada terhadap virus Corona. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi virus Corona pada ibu hamil:
1. Mencuci Tangan
2. Hindari Keramaian
3. Di Rumah Saja
4. Menjaga Daya Tahan Tubuh, Makan Makanan Bergizi
5. Senam Hamil (cukup di rumah saja)
6. Menggunakan Masker Saat Berpergian (jika mendesak)
Meski sering dinyatakan bahwa orang usia lanjut dan anak-anak tergolong kelompok yang rentan terhadap serangan virus Corona atau Covid-19, pada dasarnya semua orang memiliki risiko yang sama. Begitu juga dengan ibu hamil. Karena itu, penting untuk terus menjaga kesehatan.
Angka temuan kasus Corona itu tentu saja mengkhawatirkan. Kendati demikian, kita tidak perlu panik. Lakukan hal-hal pencegahan sebagaimana yang sering digaungkan pemerintah serta ahli-ahli kesehatan.
Begitu juga dengan ibu hamil. Jangan sampai wabah Corona malah membuatmu panik sehingga lupa akan kesehatanmu dan juga janin yang sedang di kandungan. Beberapa tips di bawah ini bisa kamu terapkan agar kehamilan tetap sehat selama pandemi COVID-19 dapat dilakukan dengan beberapa langkah-langkah sesuai kebijakan yang diterapkan pemerintah Indonesia, yaitu:
1. Keluar rumah hanya sesuai kebutuhan, termasuk kontrol kehamilan
2. Selama kehamilan, kontrol dilakukan beberapa kali seiring bertambahnya usia kandungan. Bisa datang kontrol saat mencapai 11 minggu, 20 hingga 24 minggu, 28 minggu, 32 dan 36 minggu.
3. Sebisa mungkin tunda kunjungan ke rumah sakit di luar kondisi darurat seperti, muntah-muntah hebat, kontraksi, air ketuban keluar, tekanan darah tinggi, nyeri kepala hebat tak kunjung hilang, kejang, serta bila gerakan janin tidak terasa
4. Selalu berkomunikasi via online dengan dokter kandungan agar tetap aman selama masa Pandemi COVID-19
5. Jangan lupa terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, jangan sentuh mata, hidung, dan mulut. Rajin cuci tangan
6. Olahraga secara rutin selama 30 menit per hari (sebaiknya dilakukan di dalam rumah)
7. Menyantap makanan sehat. Ibu hamil sejam sekali makan, ngemil, minum terus-terusan. Minimal (minum) 3 sampai 4 liter per hari
8. Berfikir positif dan jangan panik, sebab hingga saat ini belum ada bukti infeksi Virus Corona dari perempuan hamil berpengaruh terhadap janin dalam kandungan, juga keguguran dan kematian janin.

Oleh : Rizka Wahyuni Amelia
Dosen Universitas Pamulang

Sumber : rakyatmerdekanews.com