KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2019

Karang Taruna Pondok Cabe Udik Dilatih Kewirausahaan

Tangsel, Liputanbanten.co.id – Dosen-dosen Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan PKM ini dikemas dalam bentuk Pelatihan Manajemen dan Kewirausahaan bagi Pengurus dan Anggota Karang Taruna Kelurahan Pondok Cabe Udik.

Pelatihan yang dihelat pada akhir pekan lalu itu, berlangsung di Aula Kelurahan Pondok Cabe Udik. Pelatihan diikuti sebanyak 30 Pengurus dan Anggota Karang Taruna Kelurahan Pondok Cabe  Udik.

Dalam pelatihan ini seluruh narasumber merupakan dosen-dosen yang tergabung dalam Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Unpam yang terdiri dari Iman Lubis, Syamruddin, Achmad Nur Sholeh, Dede Abdurohman, dan Andi Sopiani. Sedangkan materi yang disampaikan yakni tentang Komunikasi, Manajemen, dan Kewirausahaan.

Iman Lubis selaku Ketua Pengabdi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program dosen-dosen di Unpam dalam upaya memberdayakan masyarakat yang berada di sekitar kampus Unpam.

Seperti halnya di Kelurahan Pondok Cabe Udik, yang memang lokasinya tidak jauh dari kampus Unpam. Secara umum kegiatan ini merupakan kepedulian dari civitas akademika unpam untuk terus berperan serta dan aktif dalam meningkatkan kemampuan masyarakat, termasuk di antaranya kalangan Karang Taruna sebagai generasi penerus bangsa.

“Kami berharap apa-apa yang disampaikan dalam pelatihan ini dapat bermanfaat bagi Pengurus dan Anggota Karang Taruna Kelurahan Pondok Cabe Udik. Tentunya, semua materi yang disampaikan oleh para nara sumber diharapkan bisa dipraktikkan pengurus dan Anggota Karang Taruna dalam kehidupan berorganisasi maupun kehidupan sehari-hari. Rencananya, kegiatan ini akan kita lanjutkan selama enam bulan ke depan ke Karang Taruna yang ada di tingkat RW di Kelurahan Pondok Cabe Udik,” ujarnya, Senin (18/11/2019).

Sementara itu Syamruddin menambahkan kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan secara berkala ke Karang Taruna lainnya yang ada di Kota Tangerang Selatan. Kelurahan Pondok Cabe Udik merupakan Karang Taruna yang kelima yang sudah diberikan pelatihan. “Sebelumnya, secara berturut-turut kegiatan serupa sudah kita laksanakan di Karang Taruna Kelurahan Muncul, Kelurahan Serpong, Kelurahan Pondok Benda, dan Kelurahan Pamulang Timur,” ungkapnya.

Kepala Seksi Kesejahtraan Sosial Kelurahan Pondok Cabe Udik Mugeni Mursid ketika membuka acara pelatihan mengemukakan, kegiatan pelatihan manajemen dan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh dosen-dosen Unpam ini sangat bermanfaat bagi Pengurus dan Anggota Karang Taruna yang ada di Kelurahan Pondok Cabe Udik. Kegiatan seperti ini hendaknya benar-benar dapat dijadikan bekal  bagi peserta yang ikut serta dalam pelatihan.

“Saya minta seluruh Pengurus dan Anggota Karang Taruna Kelurahan Pondok Cabe Udik untuk dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan baik. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi Karang Taruna dalam mengelola organisasi kepemudaan. Tentu tidak semua organisasi kepemudaan yang ada di Kelurahan Pondok Cabe Udik bisa mendapatkan dan mengikuti pelatihan seperti ini. Sehingga setelah mengikuti pelatihan hendaknya sudah bisa memahami apa itu manajemen dan kewirausahaan yang dapat diterapkan dalam organisasi maupun kehidupan sehari-hari. Apalagi di Kelurahan Pondok Cabe Udik banyak sekali sumber daya yang bisa dimanfaatkan oleh Karang Taruna,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Pondok Cabe Udik Bachruddin Wijaya, mengatakan, kegiatan yang mereka ikuti sangat bermanfaat bagi pengelolaan organisasi kepemudaan. Terutama dalam mengelola kegiatan-kegiatan yang sudah ada maupun akan dirintis kelak. Selain aktif berorganisasi di dalam Karang Taruna, mereka juga berharap ada kegiatan pelatihan berwirausaha yang langsung bisa dipraktikkan oleh pengurus dan anggota Karang Taruna seperti usaha sablon dan sebagainya.

“Dengan adanya pelatihan seperti ini akan membuka wawasan bagi kami sebagai anggota Karang Taruna untuk mengelola organisasi. Selain itu menjadi bekal untuk lebih kreatif dalam kegiatan-kegiatan lain seperti kegiatan yang bisa mendukung keuangan organisasi. Kami berharap  kelak bisa mengikuti kegiatan lain dengan tema yang lain pula,” ujarnya.

Selama berlangsungnya pelatihan, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan nara sumber. Diakhir acara pelatihan, dilaksanakan diskusi dan tanya jawab yang bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan oleh nara sumber.(Lb/Red)

Sumber : liputanbanten.co.id