KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2019

Sosialisasi Sistem Akuntansi Berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kepada Para Pengurus Koperasi SMP Muhammadiyah Pamulang

D3 Akuntansi – Sejumlah dosen dan mahasiswa D3 Akuntansi Universitas Pamulang mensosialisasikan sistem akuntansi berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kepada para pengurus Koperasi SMP Muhammadiyah Pamulang, (1/10/2019). Bukan hanya itu, dalam kegiatan yang merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini juga ikut disosialisasikan sistem pengendalian internal koperasi.

Berdasarkan pantauan, para dosen dan mahasiswa mendapat sambutan hangat dari para pengurus koperasi, guru, dan pihak sekolah. Dari pihak Unpam, nampak hadir Ketua Program Studi D3 Akuntansi, Dr. Iin Rosini, S.E., M.Si., CSR., CADE., CFA., CFRM. Bahkan, Iin juga menyempatkan diri untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Dalam paparannya, Iin menyebutkan bahwa Perguruan Muhammadiyah ini merupakan almamaternya. Atas dasar itu, dirinya ingin memberikan sumbangsih, baik berupa gagasan pemikiran, maupun dukungan-dukungan lainnya. Salah satunya dalam momen ini, dirinya ingin koperasi sekolah dapat berkembang, tidak hanya melayani siswa dan para guru saja, tetapi kedepannya diharapkan dapat mengembangkan sayapnya ke luar.

“Untuk mengembangkan koperasi, diperlukan sebuah sistem akuntansi yang baik dan sesuai standar. Dalam hal ini, ada yang namanya sistem akuntansi berbasis UMKM yang dapat digunakan koperasi ini,”ucap Iin.

Menurutnya, sistem akuntansi berbasis UMKM ini dapat diimplementasikan secara manual maupun terkomputerisasi. Manual yang dimaksud adalah segenap sistem pencatatan akun transaksi keuangannya masih dimuat dalam suatu buku. Dina,a sistem pencatatannya itu mencakup siklus akuntansi. Dalam hal ini, dimulai dari pengumpulan bukti transaksi, penjurnalan, hingga penyusunan laporan keuangan.

“IAI sekarang itu sudah mengeluarkan standar akuntansi Entitas Mikro Kecil Menengah (EMKM) yang bias diterapkan juga oleh koperasi. Tapi kita menyadari bahwa mungkin saja SDM di koperasi maupun UMKM masih belum memiliki pemahaman yang memadai terkait dengan akuntansi dan cara menerapkan SAK EMKM itu sendiri. Maka dari itu, kalau diperkenankan, saya ingin mengirimkan anak magang ke sekolah ini untuk membantu penyusunan laporan keuangannya,”tutur Iin.

Berdasarkan pantauan, acara yang diikuti oleh belasan peserta ini tergolong cukup interaktif. Diskusi yang cukup panjang teradi. Khususnya berkaitan dengan pemberian solusi akuntansi yang baik dan benar untuk melakukan pencatatan yang efektif atas transaksi keuangan dengan jumlah banyak.(*)