KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2019

Dosen UNPAM Lakukan PKM Strategi Naikkan Omzet Petani Ikan di Desa Kemang Lewat Online

BantenKini.com BOGOR – lompok dosen program studi Akuntansi Strata 1 (S1) Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang (Unpam) yang terdiri dari Syarifudin SE MAk, Syamsul Asmedi SE MM MAk, Aditya Riky Nugroho SE MAk, Antania Shinta Yuwono SE MM CSR, Suripto SE MAk dan dibantu lima orang mahasiswa melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat selama tiga hari 20-22 September 2019.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di aula serbaguna Kelompok Tani Ikan Hias dan Ikan Konsumsi Desa Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebagai salah satu wujud pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diamanahkan kepada setiap dosen Perguruan Tinggi.

Program PKM ini adalah sinergisitas antara akademik dan kebutuhan masyarakat yang nantinya akan membantu menggali dan mengembangkan potensi Desa dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdapat di dalamnya sehingga bertumbuh, berkembang dan maju dan menjadi desa mandiri.

Desa Jampang adalah sebuah desa yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan peternak dan masyarakatnya rata-rata berpendidikan tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Berbekal informasi di atas dan hasil pengkajian yang mendalam serta memadai maka disusunlah rencana pelaksanaan dan program yang sesuai, agar tepat sasaran maka ditentukanlah sebuah tema yang dapat merangkul masyarakat sekaligus membangun kesadarannya, maka dipilihlah tema dengan judul “Strategi Naikan Omzet Lewat Online”.

Tema ini sengaja dipilih karena berdasarkan survey pendahuluan yang sebelumnya dilakukan, dimana menemukan selama ini masyarakat memiliki kendala dalam melakukan pemasaran dan peningkatan omzet serta produktivitas usaha. Sebagai contoh misalanya dalam hal pemasaran, pemasaran selama ini masih dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan getuk tular dan pemasokan ke Pasar Ikan Parung.

Masyarakat Desa Jampang selama ini mengandalkan metode sederhana tersebut dalam pemasaran produk mereka. Untuk hal peningkatan produktivitas usaha, masyarakat desa tersebut selain dengan mengandalkan produk ikan hidup juga mulai melakukan pengolahan ikan menjadi produk lain seperti abon ikan dan kerupuk oleh Ibu-ibu PKK.

Adapun peserta seminar adalah para petani ikan hias dan ikan konsumsi kelompok tani Desa Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat. Seminar ini diisi pembicara dari dosen Unpam Bapak Syamsul Asmedi SE MM MAk yang membawakan materi penyuluhan dan motivasi peningkatan omzet melalui online.

Acara Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut dibuka dengan doa dan sambutan oleh perwakilan dari Universitas Pamulang, Syarifudin SE MAk yang memaparkan pentingnya sinergisitas antara civitas akademika dengan masyarakat pada umumnya.

Masyarakat di Desa Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat, ke depannya akan didukung dan dimajukan serta dibantu untuk mewujudkan menjadi desa wisata, desa sumber ikan hias, dan ikan konsumsi dengan cara pemasaran secara modern, serta menghidupkan kembali produksi ikan olahan yang sempat vacuum.

Kerjasama yang terbangun nantinya akan membawa energi positif bagi stakeholders, baik bagi Universitas Pamulang sebagai institusi pendidikan dan sumber SDM yang terdidik, maupun masyarakat sekitar yang nantinya diharapkan dapat merasakan langsung output dari kegiatan seminar dan pelatihan tersebut.

Sambutan selanjutnya dibawakan oleh Kaman selaku Ketua Kelompok Tani pembudidayaan ikan hias dan ikan konsumsi air tawar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya semangat uang bagi para anggota kelompok pembudidaya ikan dalam memproduksi ikan hias maupun ikan konsumsi air tawar. Ia juga menjelaskan kendala apa saja dan kebutuhan para kelompok pembudidaya ikan dari segi marketing, pencatatan keuangan sampai dengan reporting.

Acara berikutnya diisi dengan pemberian materi yang dilakukan oleh Syamsul Asmedi SE MM MAk. Dalam materinya ia memaparkan bagaimana pentingnya peningkatan omzet dengan cara online dan memberikan motivasi dengan pengenalan metode iqro’. Iqro’ disini tidak hanya berarti membaca secara harfiah namun juga mencakup membaca lingkungan sekitar, membaca bisnis orang, membaca cara berbisnis, membaca berita, serta melihat medsos.

Selama acara berlangsung, para peserta sangat antusias memerhatikan point demi point yang diuraikan oleh narasusmber. Peserta sangat antusias dalam menanggapi materi dan terlebih ketika sesi tanya jawab, para peserta begitu memanfatkan dan menikmati waktu untuk menanyakan secara spesifik solusi dari setiap maslah yang mereka hadapi diantaranya tentang masalah tiang penyangga keramba yang selama ini hanya menggunakan bambu. Bambu yang digunakan oleh para petani ikan ternyata hanya dapat bertahan maksimal sekitar 6 bulan saja, sekilas terlihat kokoh namun ternyata rapuh ketika diterjang angin kencang atau hujan lebat.

Menanggapi perihal tersebut narasumber memberikan gambaran solusi berupa penggantian tiang bambu dengan menggunakan paralon yang berdiameter 4 inci dan sumber pendanaan dengan mengajukan kepada Pemda Bogor.

Pada akhir acara dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut ditandai dengan penutupan acara berupa doa bersama diikuti dengan penyerahan cinderamata berupa tikar dan piagam penghargaan yang diberikan oleh perwakilan dari Universitas Pamulang kepada Ketua Komunitas Petani ikan hias dan ikan konsumsi air tawar Desa Jampang, ramah tamah serta sesi foto bersama. Dengan rangkaian acara tersebut, diharapkan para peserta dapat meingkatkan bonafiditas performa usaha, khususnya dari sisi pencatatan keuangan dan pemasaran online.

Sumber : bantenkini.com