KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2019

Menumbuhkan Ekonomi Kreatif Melalui Daur Ulang Sampah di Kalangan Masyarakat

Permasalahan sampah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) setiap pemerintahan kota dan kabupaten. Terlebih kota besar atau kota urban seperti halnya  Kota Tangerang Selatan.  Pemicu tingginya volume sampah dari waktu ke waktu salah satunya tingkat konsumsi yang tinggi. Hal ini wajar terjadi karena pada umumnya penduduk kota besar lebih padat dibanding penduduk desa. Dan pola konsumsi cepat saji mengakibatkan sampah baik dari volume ataupun jenisnya lebih banyak. Terutama sampah plastic, karena sementara ini plastic merupakan tempat yang paling simple dan mudah didapat, mulai kantong plastic untuk belanja di Mall-Mall sampai botol plastic kemasan dari berbagai olahan makanan dan minuman.

Karena kondisi inilah,  pengusul pengabdian masyarakat tergerak untuk memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan barang bekas atau daur ulang sampah sebagai wujud dari kreatifitas masyarakat dalam membantu penanganan sampah juga harapannya dapat diimplementasikan sebagai langkah menumbuhkan ekonomi kreatif dikalangan masyarakat. Dengan memanfaatkan sampah plastic menjadi bunga, vas bunga, media hidroponik selain memberikan nilai guna dan nilai ekonomis lebih tinggi dari sekedar sampah, juga merupakan langkah efektif untuk mengurangi sampah yang dibuang disungai ataupun tempat pembuangan akhir. Solusi ini tidak saja memberikan manfaat secara ekonomi tetapi juga menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.

Tangerang Selatan dengan volume sampah mencapai 880 ton/hari menjadi masalah besar jika tidak tertangani dengan efektif, tetapi juga bisa menjadi aset ekonomi jika dapat memanfaatkan melalui keterampilan dan kreativitas masyarakat.5 Oleh karenanya dibutuhkan strategi agar sampah menjadi sumber inspirasi dan sumber daya ekonomi sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu strategi pemanfaatan sampah yaitu melalui daur ulang sampah (recycle) untuk memberi nilai ekonomis dan nilai guna sekaligus untuk mengurangi volume sampah. Recycle merupakan proses daur ualng yang tidak digunakan lagi hingga menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai tambah. Sampah yang secara umum digolongkan menjadi sampah orgamik dan sampah non organic melalui sentuhan keterampilan dan kreativitas dapat di daur ulang menjadi barang bernilai ekonomis. Contoh, sampah organic dapat didaur ulang untuk dijadikan kompos, sementara sampah non organic seperti kertas dapat dibubur atau dihancurkan dan diciptakan menjadi jenis barang.

Kegiatan pengabdian bertema “Menumbuhkan ekonomi kreatif di kalangan masyarakat dengan memanfaatkan barang sampah / daur ulang sampah” ini untuk tahap awal dalam bentuk kegiatan penyuluhan kepada jamaah Majelis Ta’lim Al Hidayah yang merupakan bagian dari kelompok yang ada di masyarakat Kelurahan Banda Baru Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan, sebagai bentuk sosialisasi kegiatan yang selanjutnya akan dilakukan pelatihan pembuatan bunga dari kantong plastic. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen beserta mahasiswa Universitas ini diharapkan dapat berkelanjutan dengan tema sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen (Gunartin, S.E., M.M; Badrus Sholeh, S.Pd., M.Pd; Rusmaini, S.Pd., M.Pd; Mutha Lubis, S.Pd., M.Pd dan Fanni Erda T, S.Pd., M.Pd) dan 4 mahasiswa (Arief, Nurhidayah, Rinawati dan Anita) ini dilakukan sore hari tiga hari berturut turut, dengan maksud agar Anggota Majelis Ta’lim Al Hidayah yang memiliki aktifitas di luar dapat perpartisipasi mengikuti kegiatan ini sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan di Mushola Al Hidayah selama tiga hari dengan rincian kegiatan sebagai berikut:

Hari, Tanggal Tema Deskripsi Materi
Minggu,
1 September 2019
Pengenalan Sampah Memberikan penyuluhan tentang keberadaan sampah disekitar kita dan jenis-jenis sampah dan bahayanya
Senin,
2 September 2019
Penanganan Sampah Memberikan paparan tentang penanganan sampah dengan cara reduse (pengurangan), reuse (pemakaian kembali), dan recycle (daur ulang agar dapat dimanfaatkan
Selasa,
3 September 2019
Ekonomi Kreatif dengan Daur Ulang Sampah Memberikan penyuluhan pada masyarakat tentang menumbuhkan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan barang bekas atau daur ulang sampah

Dengan adanya kegiatan ini menjadikan jamaah Majelis Ta’lim Al Hidayah Pamulang Regency Benda Baru antusias untuk menjaga kebersihan lingkungan lebih peduli pada penanganan sampah yang dimulai dari rumah tangga dengan memilah sampah sesuai jenisnya yaitu sampah organic dan non organic. Sampah non organic dapat didaur ulang menjadi hiasan ataupun barang yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Selain dapat menumbuhkan ekonomi kreatif juga dapat mengurangi volume sampah di masyarakat.