KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2018

Lebaran Sambil Berkarya, PKM UNPAM Adakan Pembinaan dan Santunan di Dusun Klepu – Kab. Gunungkidul

Rejosari (IR),– Implementasikan salah satu bentuk tanggung jawab civitas akademika dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen Progam Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang (UNPAM), Tangerang Selatan, Provinsi Banten, menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Dusun Klepu, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semin Kabupaten Gunungkidul.

Ketua PKM Universitas Pamulang Supatmin, SE, MM mengatakan, pengabdian ini merupakan bentuk tanggung jawab civitas akademika dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satunya memberikan dampak positif kepada masyarakat khususnya dalam membangun dan membina Remaja dalam memanage kegiatan yang berkesinambungan dan yang berdampak positif pada masyarakat khususnya untuk Remaja dan pemberian santunan kepada masyarakat yang masih membutuhkan dengan kriteria kurang mampu secara ekonomi.

Acara dihadiri mahasiswa perwakilan dari UNPAM serta tujuh dosen diantaranya Supatmin SE.MM, Jasmani SE.MM, Fauziah Septiani SE.MM, Paeno SE.MM, Sutiman SE.MM, Whina Ratnawati SE.MM, dan Fitra Jaya S.Pd.M.PD. Bakti sosial dilaksanakan dalam beberapa tahap diantaranya tahap di Jabodetabek Tahap Pengumpulan Dana, Tahap Pembagian Santunan di Dusun Klepu, Tahap identifikasi kondisi Riil yang selanjutnya akan dijadikan pengkajian atau putusan kegiatan berkesinambungan di masa yang akan datang.

“Mudik di tanah kelahiran tidak hanya sekedar bertemu dengan keluarga, namun kita juga menggelar PKM sebagai salah satu kewajiban kita sebagai civitas akademika,” kata Supatmin kepada IR,  Kamis (14/6/2018).

Pihaknya juga mengatakan, kegiatan pengabdian dilakukan dengan kerjasama remaja ARGAPURI atau Kelompok Pemuda dusun Klepu, Desa Rejosari yang saat ini merantau di Jabodetabek. Sesuai dengan tema yang mereka bawa, Para dosen dan Mahasiswa UNPAM mengajak Remaja membangun Manajemen Kegiatan yang positif.

“Kita berikan 81 paket sembako serta uang santunan lebaran kepada warga setempat yang masih membutuhkan. Selain itu akan ada program berkesinambungan untuk meningkatkan perekonmian masyarakat,” paparnya.

“Tradisi gotong royong masyarakat desa Rejosari ini masih sangat tinggi, sehingga saya optimis setiap kegiatan dapat berjalan dengan sukses dengan peran serta seluruh masyarakat. Tradisi gotong royong juga bisa menjadi objek untuk dilakukan penelitian,” ungkapnya.

Adapun tahap-tahap pelaksanaannya adalah sebagai berikut: Tahap pertama mengumpulkan dosen yang akan mengadakan PKM yang dilanjutkan dengan pembentukan panitia di Jabodetabek dengan kerjasama Remaja ARGAPURI Jakarta dan meminta data dari pemerintah setempat di Dusun Klepu. Tahap kedua mengumpulkan donatur, tahap ketiga rapat terakhir menentukan jenis santunan, tahap ke empat membagikan santunan ke warga yang sebelumnya selalu diadakan penyuluhan tentang pentingnya berorganisasi dan menata managemen yang positif dan berguna bagi sesama. Selanjutnya mendata kondisi riil dilapangan yang bekerja sama dengan Dukuh setempat dan para pihak yang kompeten guna menjalankan pengabdian yang berkelanjutan, diantaranya pihak PPL setempat.

Dalam kesempatan yang sama kepala dusun Klepu, Desa Rejosari, Semin Hari Wibowo menyambut baik Program Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh UNPAM. Dia berharap ada program berkesinambungan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya, unit usaha yang bisa dikelola oleh masyarakat.

“Ya seperti ini kondisi riil masyarakat kami. Sebagian besar penduduk masih menggantungkan diri dari hasil pertanian. Kita berharap progam serupa dapat dilakukan lagi untuk tahun-tahun mendatang,” katanya.

Sumber :
rejosari-semin.desa.id
rri.co.id