KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2017

Manajemen Teknologi Informasi dalam Menghadapi Kenakalan Remaja di Adzkia Islamic School

Indolinear.com, Tangsel – Para dosen Prodi Manajemen di Universitas Pamulang mengadakan Pengabdian Masyarakat. Bentuknya dengan menggelar penyuluhan tentang mengantisipasi arus informasi teknologi yang berdampak negatif pada anak usia sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan di Daurit Tauhid, Ciputat, Tangsel dengan peserta mulai dari SD, SMP, SMA hingga orangtua murid dan masyarakat luas.

“Seperti mengantisipasi kenakalan remaja, narkoba, bulying, sex bebas dan pornografi. Diharapkan penyuluhan ini mampu memberikan efek yang positif untuk membekali mereka pada langkah berikutnya,” ungkap Wakil Ketua Penyelenggara Irwan Suhartono.

Irwan juga berharap kedepannya bisa mengadakan kegiatan-kegiatan penyuluhan pembekalan yang mungkin sifatnya bisa lebih besar dan lebih luas lagi.

“Kita menggelar kegiatan ini karena saya pribadi berfikir bahwa kegegiatan semacam ini sangat diperlukan oleh masyarakat luas. Saya dan teman prihatin melihat fenomena prilaku anak usia remaja,” jelasnya.

Menurutnya anak-anak harus tahu hidupnya kelak ingin jadi apa dan mau kemana.  Setelah tahu indikatornya mereka harus tahu mana yang baik dan buruk. Harusnada kekuatan mental dan keyajinan harus menjadi yang terbaik.

Sementara, menurut Ketua Penyelenggara Iskandar Zulkarnain, dirinya memberikan materi mengenai managemen teknologi informasi dalam mengatasi bulying.

“Indikator inilah yang menjadi permasalahan. Kita mencari solusi melalui teknologi informasi yang sedang berkembang. Kebanyakan remaja tidak tau fungsi dari teknologi informasi yang benar hingga akhirnya disalahgunakan,” bebernya.

Sehingga muncul banyak kenakalan remaja. Disini kami bagaimana merubah pola pikir mereka bahwa managemen teknologi informasi ini dikelola dengan baik.

“Caranya dengan menghindari informasi-informasi negatif yang berkembang di internet. Harus lebih  banyak bertanya dan bimbingan kepada ustad dan orang tua, sehingga mereka tahu fungsi dan penggunaan gadget yang sebetulnya. Pada akhirnya mereka bisa memilih informasi-informasi yang baik atau tidak,” jelasnya.(sophie)

Sumber : indolinear.com