KEGIATAN PENGABDIAN PKM 2017

Dosen UNPAM Gelar Pengabdian Masyarakat dan Study Banding ke Negeri Jiran

(Pamulang, 28/3/17) Sebagai salah satu tugas seorang dosen adalah dengan melakssanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian Kepada Masyarakat. Dalam hal ini, dosen Universitas Pamulang yang diwakili oleh dosen Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan juga Program Pascasarjana UNPAM melakukan kegiatan tersebut di Malaysia. Agenda yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah Pengabdian Kepada Masyarakat dan Study Banding. Menurut Ketua Panitia Kegiatan PkM ini, Yulizar Widiatama, M.Eng, rangkaian agenda tersebut disusun dalam rangka meningkatkan kepedulian dosen terhadap pengembangan masyarakat yang tidak mampu mengecap pendidikan formal, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri, serta membuka wawasan para dosen mengenai sistem pendidikan yang dilakukan di Malaysia khususnya di Universiti Teknologi Malaysia.

Kegiatan yang diagendakan dimulai pada 26 Maret 2017 – 27 Maret 2017 ini diawali dengan Pengabdian Kepada Masyarakat di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Tujuan dari Pengabdian di SIKL adalah memberikan ketrampilan dasar bagi anak-anak yang bernaung di SIKL agar dapat menambah ketrampilan mereka dalam bertahan hidup di Negeri Jiran. Berawal dari mencari kerja di Negeri Jiran dengan skill yang terbatas mereka mengadu nasib di negeri orang. Disinilah muncul ide dari dosen UNPAM untuk dapat membantu mereka menambah ketrampilan sehingga dapat “menjual” ketrampilan khusus pada perusahaan yang ada di Malaysia.

Kegiatan yang berlangsung di SIKL ini disambut baik oleh Bapak Budi Prastowo yang menjabat sebagai Minister Counsllor Pensosbud KBRI Kuala Lumpur sekaligus membuka rangkaian acara. Adapun pengabdian ini diisi oleh Aceng Abdul Hamid ST, MM, Patria Adhistian, ST, MM, Sugiyarto, SE, MM, Sri Utaminingsih, SH, M.MPd, dan Estiningsih Tri Handayani, ST, MT dengan tema memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam pengembangan kewirausahaan. Selain itu kegiatan di hari pertama ini ditutup dengan penyerahan bantuan mesin jahit dari UNPAM ke SIKL sebagai bentuk bantuan UNPAM dalam mengembangkan skill kepada anak didik SIKL yang berniat membuka kelas menjahit. Sehingga diharapkan SIKL dapat menyediakan tempat menambah ketrampilan yang beragm dan dapat diaplikasikan dalam bertahan hidup di negeri jiran.

Topik yang diusung bagi masing-masing pemateri sangat dinikmati oleh para siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), hal ini ditandai dengan adanya seorang siswa SIKL yang menanyakan nomor kontak Bapak Patria Adhistian agar dapat terus bersama mengembangkan ilmu yang didapat pada hari tersebut. “Saya sampai dimintai nomor hape (Handphone) oleh anak anak loh”, Ujar Pak Patria Adhistian dijumpai setelah kelas berakhir. Tak heran, tema tema yang diangkat adalah how to monetize the digital technology, mengolah database dengan excel, Hak Cipta, Membangun Jiwa Entrepreunership tak luput pula dalam materi terakhir dibantu oleh Ibu-Ibu dharma wanita Prodi Teknik Industri Universitas Pamulang untuk dapat mengembangkan kreatifitas dalam menggunakan bahan limbah rumah tangga menjadi kerajinan tangan seperti: bunga dari sabun, pernak-pernik dari sisa kain dan pita.

Tidak sampai disana, Tim dosen Universitas Pamulang (Unpam) selain membagi dan menyebar luaskan ilmu yang ada, Tim dosen Unpam juga memberikan santunan kepada Edukasi Untuk Bangsa yaitu sebuah mesin jahit portable yang diharapkan menjadi cikal bakal kelas menjahit di program Edukasi Untuk Bangsa (EuB) ini. Selain itu, demi menjaga tali kerjasama, tim dosen Unpam dan juga pihak EuB turut menindak lanjuti hal ini dengan ditanda tanganinya perjanjian kerjasama yang nanti dapat pula menghubungkan beberapa pihak untuk turut terlibat dalam kegiatan ini. Sehingga dengan kata lain EuB dapat dijadikan binaan Universitas Pamulang. Beberapa pihak yang nantinya dapat diikutsertakan seperti Nano Center Indonesia yang baru-baru ini menjalin kerjasama dengan Unpam. Dalam kegiatan ini pula Nano Center Indonesia turut menyumbang contoh alat peraga pengajaran berbasis IPTEK kepada EuB, dalam perbincangan dengan EuB hal ini kemungkinan dapat menjadi cikal bakal channel distribusi peraga pengajaran berbasis IPTEK yang diusung oleh Nano Center Indonesia di negeri jiran tersebut.

Setelah melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di SIKL, tim dosen Unpam melanjutkan perjalanan ke Johor Bahru ke kampus Universiti Teknologi Malaysia (UTM) ke Faculty of Biosciences and Medical Engineering yang dipimpin oleh Prof. Dr.-Ing. Eko Supriyanto. Tim dosen diberikan pemaparan materi oleh beliau bagaimana menjadi dosen yang produktif dan me-manage waktu dalam meningkatkan ouput sebagai dosen.

Selain itu, dalam pemaparan Prof Eko beliau menunjukkan beberapa penelitian yang sangat tidak biasa, salah satunya adalah SMART DOLL dimana menggabungkan multidisiplin ilmu untuk mengembangkan perangkat keras ini yakni Elektronik, Sains, dan Psikologi. Hal ini menjadi perhatian lebih dari tim dosen dimana dapat menjadi acuan dalam menggalakan penelitian yang berkelanjutan dan multidisiplin. Serta Tim dosen Unpam mengajak Prof Eko untuk dapat melakukan Proyek berkelanjutan dengan tema Smartcity. Dalam waktu dekat Prof Eko diundang untuk menjadi keynote speaker di Seminar Teknik Industri dengan tema Smartcity sebagai pilar percepatan industri nasional pada 5 Agustus 2017 mendatang (YW).

Sumber : industri.unpam.ac.id